Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu
TRIBUNJATIM.COM, BATU - Momen Lebaran menjadi hal yang tak dapat dipisahkan dari makan-makan, baik bersama keluarga maupun teman-teman.
Apalagi sebelumnya umat Muslim telah menjalankan puasa sebulan lamanya.
Namun ternyata di balik kebahagiaan berkumpul dengan keluarga dan acara makan-makan tersebut, ada beberapa potensi penyakit yang mengintai jika tidak menjaga pola makan dan gaya hidup dengan baik.
Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penanganan Bencana Dinas Kesehatan Kota Batu, dr Susana Indahwati mengatakan, ada tujuh potensi penyakit yang dapat muncul.
Tujuh penyakit itu yakni gangguan pencernaan, kolesterol tinggi, peningkatan gula darah, peningkatan tekanan darah atau tekanan darah tinggi (hipertensi), peningkatan kadar asam urat darah, dehidrasi dan kurang cairan, insomnia dan kelelahan.
“Jadi memang mengonsumsi makanan saat Lebaran dalam porsi berlebihan tentu dapat memicu timbulnya beragam penyakit. Mulai gangguan pencernaan karena konsumsi makanan berlemak, bersantan, pedas, dan tinggi gula secara berlebihan dapat menyebabkan diare dan berisiko menimbulkan penyakit maag,” kata dr Susana Indahwati, Kamis (3/4/2025).
Penyakit lainnya ialah kolesterol tinggi dan asam urat.
Ini karena hidangan Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan kue-kue manis tinggi lemak jenuh dan kolesterol.
Seseorang dengan riwayat kadar kolesterol tinggi harus memperhatikan jenis dan porsi makanan yang dikonsumsi saat Lebaran. Apalagi karena biasanya makanan-makanan berisiko tinggi seperti gorengan, makanan cepat saji, sampai jeroan, awam ditemui di meja makan saat Lebaran.
Padahal makanan-makanan ini dapat meningkatkan kadar kolesterol.
Jika tidak dikendalikan, tingginya kadar kolesterol dalam darah dapat menyebabkan komplikasi serius seperti penyumbatan pembuluh darah hingga serangan jantung.
Untuk asam urat itu menurut Susan, pemicunya ialah makanan tinggi protein serta minuman manis.
Konsumsi makanan dan minuman tinggi gula juga dapat memicu kambuhnya penyakit asam urat.
Selain itu, makanan yang tinggi kandungan purin seperti daging merah, sarden, atau udang, juga berisiko membuat seseorang dengan penyakit asam urat mengalami serangan gout berat.
“Untuk pencegahan kolesterol dan asam urat itu harus membatasi konsumsi makanan bersantan dan gorengan. Imbangi dengan makanan sehat seperti sayuran dan protein tanpa lemak. Serta lakukan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki setelah makan," ujarnya.
"Untuk asam urat, perbanyak minum air putih untuk membantu membuang kelebihan asam urat dan konsumsi buah seperti ceri serta pisang yang membantu menurunkan kadar asam urat,” terangnya.
Sementara untuk penyakit gula darah dipicu karena mengonsumsi kue kering, sirup manis, dan minuman bersoda yang sering dikonsumsi secara berlebih.
Hal itu dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan berbahaya bagi penderita diabetes.
Sedangkan untuk tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat dipicu oleh makanan tinggi garam dan lemak.
Hipertensi salah satu penyakit yang berisiko timbul karena pola makan yang berlebihan di hari Lebaran.
“Pencegahannya hindari makanan yang terlalu asin atau berbumbu kuat. Konsumsi buah kaya kalium seperti pisang dan alpukat untuk membantu menyeimbangkan tekanan darah. Jangan lupakan olahraga ringan setelah Lebaran,” jelasnya.
Susan menambahkan, tips agar tetap sehat selama Lebaran hingga setelah Lebaran ialah tetap aktif bergerak, luangkan waktu untuk berjalan-jalan atau berolahraga ringan.
Kemudian perhatikan kebersihan makanan dan diolah dengan baik.
“Nikmati hidangan Lebaran secukupnya dan jangan berlebihan. Perbanyak konsumsi air putih karena membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dan melancarkan pencernaan. Bila ada keluhan kesehatan yang tidak dapat diatasi dengan obat sederhana, segera datang ke fasilitas pelayanan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis,” pungkasnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.