TRIBUNNEWS.COM, PAPUA - Polisi berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan seorang pria meninggal dunia di depan Hotel Horex, Sentani, Kabupaten Jayapura.
Keempat tersangka yang telah ditangkap adalah FHT (19), EMW (19), JBH (18), dan HRO (19).
Sementara itu, dua orang lainnya yang diduga turut serta dalam aksi brutal tersebut masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Kejadian tragis ini terjadi pada Rabu (2/4/2025) dan sempat menggemparkan warga sekitar.
Korban yang akhirnya teridentifikasi sebagai MT (34), warga Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, mengalami pengeroyokan hingga meninggal dunia di tempat.
Menurut saksi mata Yohanes Klau, seorang karyawan Hotel Horex, korban terlihat dikejar oleh lima orang dari arah Lapangan Theys Eluay.
Saat tiba di depan hotel, korban terjatuh dan langsung dihantam dengan balok kayu oleh para pelaku, terutama mengenai kepala dan wajahnya.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka parah dan kehilangan banyak darah hingga akhirnya meninggal di lokasi kejadian.
Setelah melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri kembali ke arah Lapangan Theys Eluay.
Polisi yang menerima laporan langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan barang bukti, termasuk satu balok kayu berukuran 5x5 cm dengan panjang sekitar dua meter.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Yowari untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Jayapura bersama Tim Opsnal Polsek Sentani Kota melakukan operasi pencarian dan berhasil menangkap empat terduga pelaku di beberapa lokasi berbeda, termasuk di sekitar Lapangan Theys Eluay serta rumah mereka di Sentani dan Sentani Timur.
Beberapa pelaku bahkan ditangkap saat masih dalam keadaan tidur di rumah masing-masing.
Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, menyebut bahwa penangkapan ini merupakan langkah cepat untuk mencegah kemungkinan aksi balas dendam dari pihak keluarga korban.
Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa saat diamankan, para pelaku masih dalam pengaruh minuman keras, sehingga interogasi lebih lanjut akan dilakukan setelah mereka dalam kondisi sadar sepenuhnya.
Polisi masih terus memburu dua tersangka lain yang belum tertangkap.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait insiden ini agar segera melapor ke Polsek Sentani Kota atau Polres Jayapura guna membantu proses penyelidikan lebih lanjut.
“Polisi juga meningkatkan patroli keamanan di sekitar Sentani guna mencegah kejadian serupa terjadi di masa mendatang,” kata Wakapolsek Sentani Kota, AKP Heri Wicahya.
Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna mengungkap motif di balik aksi pengeroyokan yang berujung kematian ini. (Tribun Papua/Putri Nurjannah Kurita)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.