TRIBUNNEWS.COM - Turnamen badminton Hylo Open resmi naik kelas, yang awalnya berstatus Super 300 kini berubah menjadi Super 500.

Perubahan tersebut bakal langsung diberlakukan untuk musim 2025 dan 2026.

Dikutip dari laman resmi BWF, perubahan status Hylo Open sebagai imbas dari turunnya status Canada Open menjadi Super 300.

Hylo Open dinilai sebagai pengganti Super 500 yang cocok sekaligus memastikan turnamen kelas dunia yang lebih bergengsi di Jerman dan kawasan Eropa.

Berbicara soal Hylo Open, turnamen ini telah menjadi bagian dari kalender BWF sejak 1988.

Adapun untuk musim ini, Hylo Open 2025 bakal berlangsung pada 28 Oktober hingga 2 November mendatang di Saarbrücken, Jerman.

Pebulu tangkis tunggal putera Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting bertanding melawan pebulu tangkis tunggal putera Denmark, Hans-Kristian Vittinghus pada babak 32 besar Indonesia Open 2023 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/6/2023). Anthony Ginting berhasil melaju ke babak 16 besar setelah menang dua gim langsung dengan skor telak 21-8 dan 21-10 dalam waktu 31 menit. TRIBUNNEWS/JEPRIMA
GINTING BERTANDING - Pebulu tangkis tunggal putera Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting bertanding melawan pebulu tangkis tunggal putera Denmark, Hans-Kristian Vittinghus pada babak 32 besar Indonesia Open 2023 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/6/2023). Turnamen badminton Hylo Open resmi naik kelas menjadi Super 500 dan bakal langsung diberlakukan untuk musim 2025 dan 2026. (TRIBUNNEWS/JEPRIMA)

Dalam sejarahnya, sejumlah pebulu tangkis Indonesia berhasil mencatatkan namanya sebagai juara Hylo Open.

Di sektor tunggal putra, ada Yoseph Phoa yang merupakan juara Hylo Open 1991.

Selain itu, ada tunggal putra lainnya yakni Hargiono yang hattrick juara Hylo Open edisi 1993, 1994, dan 1995.

Lalu di sektor ganda putra, ada pasangan Yoseph Phoa/Iguh Donolego, Dharma Gunawi/Li Ang, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Yoseph Phoa/Iguh Donolego juara Hylo Open 1993.

Dharma Gunawi/Li Ang juara Hylo Open 1994.

Sementara Kevin/Marcus juara Hylo Open 2021.

Kemudian pada Hylo Open 2022, giliran tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dan ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati yang naik podium tertinggi.

Sayangnya, wakil Indonesia gagal berprestasi di dua edisi terakhir Hylo Open.

Pada Hylo Open 2023, pasangan ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti hanya finis sebagai runner-up.

Apriyani/Fadia kalah WO setelah Apriyani mengalami cedera di laga final melawan Zhang Shu Xian/Zheng Yu dari China.

Di edisi yang sama, Rehan/Lisa juga hanya mampu finis sebagai runner-up Hylo Open 2023.

Rehan/Lisa gagal mempertahankan gelar setelah kalah dari pasangan Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, dengan skor 21-15, 15-21, 14-21.

Adapun di edisi terakhir, tidak ada satu pun wakil Indonesia yang turun di Hylo Open 2024.

Daftar Wakil Indonesia Juara Hylo Open

Tunggal Putra
1991: Yoseph Phoa (Indonesia)
1993-1995: Hargiono (Indonesia)
1998: Yong Yudianto (Indonesia)
2022: Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia)

Tunggal Putri
2008: Maria Febe Kusumastuti (Indonesia)

Ganda Putra
1993: Yoseph Phoa/Iguh Donolego (Indonesia)
1994: Dharma Gunawi/Li Ang (Indonesia)
2002: Simon Archer/Flandy Limpele (Inggris/Indonesia)
2005: Tony Gunawan/Halim Haryanto (Indonesia)
2021: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia)

Ganda Putri
1989: Birgitta Lehnert/Monica Halim (Jerman/Indonesia)
1994: Irina Serova/Dharma Gunawi (Rusia/Indonesia)

Ganda Campuran
2022: Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati (Indonesia)

 

(Isnaini)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.