BANJARMASINPOST.CO.ID, NUNUKAN -Tergenang banjir akibat hujan deras, warga Kampung Tembelunu Nunukan Salat Idul Fitri pakai perahu.

Warga setempat terlihat menggunakan perahu dayung untuk menuju Masjid Darul Falah Dusun Tembelunu yang menjadi lokasi utama pelaksanaan Salat Idul Fitri. 

Banjir yang melanda Dusun Tembelunu, Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara ( Kaltara) tak menyurutkan semangat masyarakat untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1446 Hijriah, Senin (31/03/2025).

Meskipun banjir menggenangi permukiman mereka, hal itu tidak menghalangi kebahagiaan dalam merayakan kemenangan setelah satu bulan berpuasa.

Kasubid Penyelamatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, Hasanuddin, mengatakan air mulai naik sekira 80 cm dari kondisi normal, sejak Minggu (30/3/2025) sore.

Lebih lanjut Hasanuddin mengungkapkan, Dusun Tembelunu, Desa Atap terendam banjir akibat hujan deras yang terjadi belakangan ini.

"Tadi siang ada kenaikan lagi sekira 5 cm. Namun, karena masjid bentuknya panggung, jadi air belum sampai naik ke lantai masjid. Sehingga masih aman bagi warga untuk salat. Hanya saja, untuk bisa ke masjid, warga harus naik perahu," kata Hasanuddin kepada TribunKaltara.com.

Menurut Hasanuddin, topografi Dusun Tembelunu terletak di posisi rendah sehingga menjadi daerah yang paling terdampak banjir. 

"Untuk saat ini Dusun Tembelunu yang terdampak banjir, karena posisinya yang memang rendah. Sementara ini kami menunggu laporan personel BPBD di Pos Sembakung untuk perkembangan kondisi di sana," ucapnya.

Hasanuddin kagum pada warga Dusun Tembelunu, lantaran meskipun banjir tidak menghalangi mereka untuk merayakan Hari Kemenangan.

"Semangat gotong royong dan keimanan masyarakat tetap kuat, meski menghadapi bencana alam," ungkapnya.

 

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.