TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penyidik Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang meningkatkan penanganan kasus kecelakaan maut di Jalan Marina City, tepatnya di depan Perumahan Gesya Eternal Marina, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ke tahap penyidikan.
Dalam kecelakaan maut di Batam tersebut, seorang pengendara sepeda motor Suzuki Satria FU bernomor polisi BP 6651 GD meninggal dunia di lokasi kejadian setelah menabrak sebuah trailer pengangkut alat berat bernomor polisi BP 8798 EI.
Insiden lakalantas maut di Batam itu terjadi pada Senin (2/11/2026).
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H melalui Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Iptu M. Jefri Adil Akbar, S.H mengatakan jika kasus kecelakaan tersebut telah ditangani pihak kepolisian.
Saat ini, penyidik masih mendalami untuk mengungkap secara lengkap penyebab kecelakaan di Batam yang merenggut nyawa pengendara motor tersebut.
"Kami mau naikkan kasusnya dari lidik ke sidik. Masih menunggu sopir trailer untuk dimintai keterangan," kata Jefri, Rabu (4/11/2026).
Jefri menjelaskan, kronologi lengkap kecelakaan tersebut masih dalam proses pendalaman.
Berdasarkan keterangan sementara dari sejumlah saksi, korban diduga menabrak trailer yang sedang berhenti di pinggir jalan.
Sementara itu, korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga.
"Korban sudah dimakamkan, sementara untuk sopir masih melakukan upaya pertemuan dengan keluarga," sebutnya.
Kecelakaan maut di Batam tersebut sebelumnya terjadi saat kondisi cuaca hujan.
Korban yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU berwarna biru melaju dari arah Batuaji menuju Tanjung Riau.
Setibanya di depan Perumahan Gesya Eternal Marina, sepeda motor korban menabrak bagian belakang trailer pengangkut alat berat yang berada di pinggir jalan.
Akibat benturan keras, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Saat itu, korban diketahui mengenakan helm proyek.
Seorang warga bernama Farel mengatakan, ketika tiba di lokasi, korban sudah tergeletak di belakang trailer.
"Saat saya sampai di lokasi, korban sudah terkapar di belakang trailer," ujarnya.
Kerasnya benturan juga terlihat dari kondisi sepeda motor korban yang mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Darah korban bahkan terlihat berserakan di badan jalan.
Selain itu, kondisi jalan saat kejadian diketahui sedang basah akibat hujan.
Hingga kini, polisi masih mendalami peristiwa tersebut untuk memastikan penyebab kecelakaan serta mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak yang terlibat. (TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.