TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Mahalnya harga beras membuat Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan Polres Lubuklinggau diserbu masyarakat.
Pantauan di lokasi, antrean warga terlihat cukup panjang dan mengular. Rata-rata warga yang mengantre ingin mendapatkan beras murah.
Rina, salah seorang warga, memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membeli beras SPHP karena harga beras premium mahal.
"Saya berterima kasih karena bisa membeli beras dengan harga terjangkau," ujarnya kepada wartawan, Rabu (4/11/2026).
Menurutnya, kehadiran pangan murah diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan beras sehari-hari di tengah harga yang melambung tinggi.
Ia menyebutkan, harga beras premium kemasan 5 kg di warung dan minimarket saat ini sudah mencapai Rp90 ribu, sementara beras SPHP harganya Rp60 ribu.
"Di warung, beras premium paling murah Rp90 ribu dan SPHP Rp60 ribu, selisihnya cukup jauh," katanya.
Adapun untuk kualitas, menurutnya beras SPHP tidak jauh berbeda dengan beras premium yang dijual di pasaran.
"Untuk rasa tidak terlalu beda, kadang pernah dapat SPHP yang bagus, sama dengan beras premium," ungkapnya.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Catur Erwin Setiawan, menambahkan bahwa kegiatan jual beras murah Polres Lubuklinggau ini dilakukan untuk menekan harga pasar yang saat ini cukup tinggi.
"Jadi kita bantu masyarakat untuk mendapatkan beras medium dengan harga murah," ungkapnya.
Untuk harga disesuaikan dengan harga pasaran, termasuk beberapa waktu Polsek jajaran sudah menjual beras untuk membantu perekonomian masyarakat.
"Setiap pembeli dibatasi 2 kemasan atau 10 kg, agar penyebaran berasnya merata," ujarnya.
Ikuti dan Bergabung di Saluran WhatsApp TribunSumsel.com
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.