SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang akhirnya buka suara menyikapi unggahan viral salah satu mantan pegawainya di media sosial terkait pengunduran diri dari instansi tersebut.
Unggahan tersebut dibuat oleh Wulyda Agustin melalui akun pribadinya, @wulydaagustyn, pada Senin (1/11/2026).
Merespons polemik yang beredar, Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, meluruskan bahwa Wulyda Agustin sebenarnya sudah mengakhiri pengabdiannya di Dishub Kota Malang sejak September 2025 lalu.
Posisi terakhir yang diembannya saat itu berada di bagian perencanaan keuangan.
"Secara administratif sebenarnya yang bersangkutan itu statusnya outsourcing, bukan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan bukan Aparatur Sipil Negara (ASN)" ujar Widjaja saat dikonfirmasi SURYAMALANG.COM, Rabu (4/11/2026).
"Posisi terakhir dia keluar itu sekitar September 2025, jadi sudah setahun yang lalu," imbuhnya.
Widjaja menjelaskan, saat Pemkot Malang membuka Seleksi PPPK pada rentang Juni hingga Oktober 2025, sebagian besar tenaga honorer di lingkungan pemda memang berkesempatan mendaftar dan lolos seleksi.
Namun, Wulyda belum dapat memenuhinya lantaran terganjal persyaratan masa kerja.
"Belum memenuhi syarat, karena masih kurang dua tahun," tutur Widjaja.
Baca juga: Usai Dilantik, Pejabat Baru Pemkot Batu Diminta Tak Berlama-lama Adaptasi dan Segera Tancap Gas
Sebelum resmi berhenti, Wulyda sempat menemui Kadishub secara langsung untuk menyerahkan surat permohonan pengunduran diri.
"Tahun 2025 ia memang mengajukan diri resign, dengan alasan pada saat itu jujur pada saya memang ada surat untuk mengajukan diri," ungkapnya.
Polemik ini mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial (medsos) setelah Wulyda mengunggah curahan hati yang menyebutkan alasan pengunduran dirinya karena tidak ingin kehilangan harga diri.
Wulyda juga menuliskan kalimat terkait adanya hal yang tak sejalan dengan hati nuraninya selama bertugas di Dishub Kota Malang.
Menanggapi narasi di media sosial tersebut, Widjaja mengaku enggan berkomentar terlalu jauh, namun ia menyayangkan postingan tersebut karena menyeret nama instansi.
Baca juga: Bencana di Kota Batu Melonjak 122 Kejadian, Pemkot dan Forkopimda Perkuat Mitigasi Musim Hujan
"Saya kasihan sama yang bersangkutan. Saya juga tidak mau membuka aibnya orang, namun yang saya sayangkan membawa nama institusi. Itu saja," tegas Widjaja.
Sementara itu, SURYAMALANG.COM telah berupaya menghubungi Wulyda Agustin untuk meminta konfirmasi dan tanggapan terkait unggahannya yang viral tersebut.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.