TRIBUN-MEDAN.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus terpuruk imbas krisis kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.
Indeks dibuka terkoreksi 72,999 poin atau 1,49 persen ke level 4.831,288 pada awal perdagangan, Rabu (4/11/2026). Di sisi lain, nilai tukar rupiah dibuka melesat ke level Rp 18.110 per dollar AS.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka pada area 4.856,960. Indeks sempat menyentuh angka tinggi 4.885,003, sebelum melemah ke level terendah 4.824,364 per pukul 09.14 WIB.
Di awal perdagangan tekanan jual mendominasi, di mana 511 saham melemah, hanya 73 saham menguat dan 84 saham lainnya tidak bergerak alias stagnan.
Aktivitas transaksi saham terbilang ramai. Volume perdagangan sebesar 4,944 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,535 triliun. Adapun frekuensinya mencapai 196.377 kali.
Mirae Asset Sekuritas memandang krisis kepercayaan investor sedang “menghantui” pasar saham domestik.
Ancaman penurunan status bursa RI dari Emerging Market menjadi Standalone Market oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) merupakan sentimen buruknya.
Ancaman itu menaikkan tensi kekhawatiran investor, terutama soal transparansi struktur kepemilikan saham dan penegakan hukum di pasar modal Indonesia.
“Ancaman MSCI Standalone. Risiko penurunan status Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone meningkatkan kekhawatiran investor terhadap transparansi kepemilikan dan penegakan hukum pasar modal,” tulis Mirae.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) menguat pada pembukaan perdagangan Rabu (4/11/2026).
Penguatan rupiah ditopang oleh penurunan harga minyak mentah dunia.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka melesat ke level Rp 18.110 per dollar AS.
Posisi tersebut menguat 50 poin atau sekitar 0,28 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp 18.160 per dollar AS.
Penguatan rupiah terjadi seiring dengan anjloknya harga minyak mentah dunia lebih dari 7 persen pada perdagangan Rabu.
Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent untuk kontrak pengiriman turun 8,66 dollar AS atau 7,63 persen menjadi 104,77 dollar AS per barel. (*/tribunmedan.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.