TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Muh Nur Bin Nasir menjadi salah satu sosok yang berada di balik persiapan cabang olahraga (cabor) Barongsai Kabupaten Bone menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026.
Pria kelahiran Malaysia, 13 Juli 1993, tersebut kini dipercaya menjabat sebagai Ketua Cabor Barongsai, Kabupaten Bone.
Di bawah kepemimpinannya, Barongsai Bone memasang target dua medali emas pada ajang olahraga tingkat provinsi yang berlangsung 7-14 November 2026.
Muh Nur bukan sosok yang lahir dan besar di Kabupaten Bone.
Ia menghabiskan masa pendidikan dasar hingga menengah di Malaysia, sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di STAIN Watampone.
Sejak muda, ia memiliki ketertarikan terhadap dunia olahraga.
Hobi berolahraga menjadi salah satu aktivitas yang digemarinya.
Di luar aktivitasnya dalam dunia olahraga, Muh Nur juga memiliki pengalaman bekerja sebagai OM di PT Rafka Mandiri Pratama.
Kini, ia mengemban tanggung jawab memimpin cabor Barongsai Bone sekaligus mempersiapkan atlet agar mampu bersaing dan meraih prestasi.
Menghadapi Porprov XVIII Sulsel 2026, Muh Nur mengungkapkan Barongsai Bone berhasil meloloskan atlet pada seluruh tujuh nomor pertandingan.
"Semua kita lolos, tujuh nomor semua," kata Muh Nur Bin Nasir saat dikonfirmasi, Rabu (4/11/2026).
Ia menyebutkan, terdapat tujuh nomor pertandingan yang akan diikuti Barongsai Bone, meliputi kategori tradisional wajib, tradisional bebas, serta lima nomor lainnya yang terbagi dalam nomor ketangkasan dan kecepatan.
Untuk memperkuat kontingen Bone, sebanyak 16 atlet disiapkan dengan didampingi dua pelatih dan dua ofisial.
Muh Nur mengatakan, pihaknya menargetkan dua medali emas melalui kategori tradisional bebas dan ketangkasan.
"Kita menarget dua emas. Satu di kategori bebas, kemudian satu lagi yang memang menjadi andalan kita, yaitu di kategori ketangkasan," ujarnya.
Menurutnya, persiapan atlet telah dimaksimalkan melalui program latihan. Ia berharap seluruh atlet mampu memperlihatkan hasil latihan ketika bertanding nanti.
"Pesan saya, pertama kita sudah maksimalkan latihan. Berarti hasil latihan itu harus diperlihatkan nanti di pertandingan," tuturnya.
Selain latihan, Muh Nur juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan para atlet menjelang pertandingan.
Ia menilai, kondisi kesehatan menjadi faktor penting agar seluruh atlet dapat mengikuti pertandingan sesuai nomor yang telah dipersiapkan.
"Yang kedua paling penting adalah menjaga kesehatan. Karena di Barongsai itu, sebelum bertanding yang paling penting adalah kesehatan. Walaupun persiapan latihan sudah maksimal, kalau tiba-tiba ada masalah kesehatan, pasti tidak bisa bertanding," jelasnya.
Muh Nur berharap seluruh atlet Barongsai Bone dapat menjaga kondisi fisik dan tampil maksimal selama Porprov berlangsung.
Ia optimistis kontingen Barongsai mampu memberikan kontribusi medali sekaligus membantu Kabupaten Bone mencapai target prestasi pada Porprov XVIII Sulsel 2026. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.