Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Lagi-lagi jalan utama menuju Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, macet parah.

Bahkan, kemacetan sudah berlangsung selama sepekan dan masih parah pada Senin (2/11/2026).

Baca juga: 110 Calon Kades di Pacitan Mulai Kampanye Pilkades Serentak, Bupati Mas Aji: Jaga Kondusivitas

Pantauan di lapangan, kemacetan paling panjang terjadi kira-kira 13 kilometer (km) dari pintu masuk pelabuhan ke arah utara.

Kemacetan didominasi oleh truk-truk logistik berukuran besar.

Sopir logistik bermuatan rumput laut kering, Yudhi mengatakan, terjebak macet sejak Senin (1/11/2026) sore, sekitar pukul 17.00 WIB.

Ia terjebak macet sejak di daerah Watudodol, Kecamatan Wongsorejo.

"Tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB, baru masuk kantong parkir penampungan Bulusan. Lalu, sekitar jam 14.00 WIB baru keluar untuk menuju pelabuhan," kata Yudhi.

Sekitar pukul 15.05 WIB, Yudhi baru masuk di area Pelabuhan Ketapang.

Itupun ia harus menunggu beberapa jam untuk bisa masuk ke kapal.

Jika ditotal, Yudhi menghabiskan waktu di kemacetan selama lebih dari 20 jam.

Kemacetan tersebut membuat perjalanan Yudhi makin lama.

Ia berangkat dari Bekasi, Jawa Barat, sejak Kamis sore, untuk mengirim muatan ke Denpasar, Bali. 

"Karena macet, perjalanan jadi makin lama," kata Yudhi.

Macet dari dua arah

Kemacetan bukan hanya dialami oleh para sopir truk yang berangkat dari arah utara Pelabuhan Ketapang.

Sopir yang berangkat dari selatan pun mengalami kendala yang sama.

Sopir pengangkut air mineral kemasan dari Rogojampi, Banyuwangi, Rahmadi mengatakan, terjebak macet sejak Senin pagi, sekitar pukul 05.00 WIB.

"Karena macet, akhirnya harus lewat jalur lingkar. Keluar jalur lingkar, kami masih harus masuk lagi ke penampungan. Di sana antre untuk bisa menuju area pelabuhan," kata dia.

Pada Senin sore, Rahmadi masih harus mengantre untuk bisa masuk ke kapal dan menyeberang ke Bali.

Di area dalam Pelabuhan Ketapang, kendaraan roda empat dan truk besar terpantau mengantre untuk bisa naik ke kapal.

Informasi yang diterima di lapangan, kemacetan kali ini dipicu salah satunya oleh faktor cuaca, yakni pasang-surutnya air laut di Selat Bali.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.