TRIBUNLOMBOK.COM – Jumlah penduduk bukan angkatan kerja di Nusa Tenggara Barat (NTB) bertambah di seluruh kabupaten/kota pada 2025. 

Total sepuluh daerah mencapai sekitar 1.005.920 orang, naik 64.710 orang atau 6,88 persen dari sekitar 941.210 orang pada 2024, seperti dikutip dari laman NTB Satu Data yang diakses Minggu (1/11/2026).

Lombok Utara mencatat kenaikan persentase terbesar, sedangkan Lombok Barat menambah jumlah terbanyak.

Badan Pusat Statistik (BPS) mendefinisikan penduduk bukan angkatan kerja sebagai penduduk usia kerja yang masih bersekolah, mengurus rumah tangga, atau melakukan kegiatan lain di luar bekerja dan mencari kerja. 

Lombok Utara Naik

Penduduk bukan angkatan kerja di Lombok Utara naik dari 36.140 orang menjadi 44.570 orang. 

Baca juga: Industri Pangan Serap 76 Persen Tenaga Kerja IKM di NTB Tahun 2025

Pertambahannya 8.430 orang, atau 23,33 persen, yang terbesar di NTB. Lompatan ini jauh di atas rata-rata provinsi yang 6,88 persen.

Sumbawa Barat menyusul dengan kenaikan 12,51 persen, dari 26.940 menjadi 30.310 orang. 

Kabupaten Bima naik 11,59 persen, dari 89.030 menjadi 99.350 orang, atau bertambah 10.320 orang. 

Dompu naik 10,26 persen, dari 35.960 menjadi 39.650 orang.

Lombok Barat Menambah Paling Banyak

Dalam jumlah orang, Lombok Barat mencatat tambahan terbesar. 

Angkanya naik dari 132.970 menjadi 145.670 orang, bertambah 12.700 orang atau 9,55 persen. 

Kabupaten Bima berada di urutan kedua dengan tambahan 10.320 orang, disusul Lombok Tengah dengan 9.710 orang. 

Di Lombok Tengah, jumlahnya naik dari 171.590 menjadi 181.300 orang, atau 5,66 persen.

Lombok Timur Terbesar, tetapi Naik Paling Kecil

Lombok Timur memiliki penduduk bukan angkatan kerja terbanyak di NTB, yakni 223.310 orang pada 2025 atau 22,2 persen dari total. 

Daerah ini juga mencatat kenaikan persentase terkecil, hanya 2,15 persen dari 218.600 orang pada 2024, dengan tambahan 4.710 orang. 

Lombok Tengah menyumbang 18 persen dari total provinsi, Lombok Barat 14,5 persen, dan Sumbawa 11 persen dengan 110.660 orang. Sumbawa naik 4,67 persen dari 105.720 orang.

Kota Mataram mencatat 96.810 orang pada 2025, naik dari 92.450 orang atau 4,72 persen. 

Kota Bima naik 7,8 persen, dari 31.810 menjadi 34.290 orang, atau bertambah 2.480 orang, yang terkecil secara jumlah di antara seluruh daerah. 

Sumbawa Barat memiliki jumlah terendah, 30.310 orang.

(*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.