TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN – Seorang pria lanjut usia (lansia), Bawi (66), tenggelam di aliran Sungai Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Bawi merupakan warga RT 07, Desa Pulau Salak Baru, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Kepala Pos SAR Bungo, M Andri, saat dihubungi Tribunjambi.com melalui telepon membenarkan peristiwa tenggelamnya lansia di aliran Sungai Batang Asai tersebut.

Andri menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Jumat dini hari (30/10/2026), sekitar pukul 04.30 WIB, di Desa Pulau Salak Baru, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Peristiwa bermula saat korban hendak menyeberangi Sungai Batang Asai menggunakan perahu. Tiba-tiba, air sungai meluap dengan deras sehingga korban terbawa arus dan tenggelam.

"Informasi awal yang kami dapat, pada hari Jumat subuh ada seorang lansia hanyut terbawa arus sungai Batang Asai di Desa Pulau Salak Baru Kecamatan Batang Asai, sekira umur 66 tahun, korban ini ingin menyeberangi aliran sungai, tiba-tiba banjir bandang dari hulu menghantam perahu yang dinaiki korban, sampai saat ini korban dinyatakan hilang oleh masyarakat sekitar lokasi," tutur M Andri kepada Tribun Jambi.

Andri melanjutkan, setelah mendapatkan informasi mengenai lansia yang hanyut di aliran Sungai Batang Asai tersebut, pihaknya langsung berangkat menuju lokasi.

"Kami tiba ke lokasi sekitar pukul 17.00 Wib, pencarian dilakukan pada hari Sabtu pagi pukul 06.30 Wib kami memulai proses pencarian dengan menggunakan 1 unit perahu karet milik SAR Bungo dan 1 unit perahu karet milik BPBD Sarolangun," ujar M Andri.

"Kita melakukan pencarian di titik-titik yang dicurigai seperti di lubuk sungai dengan melakukan manuver supaya jika korban ada tersangkut di dasar sungai akan timbul kepermukaan air sungai," ungkap M Andri.

"Ya, kemarin memang kondisi air pasang, pas kita sampai ke lokasi kondisi airnya sudah surut, jadi banyak titik titik yang tidak bisa kita lewati dengan menggunakan perahu karet sehingga kita membagi tim dengan menggunakan pelampung melakukan penyisiran untuk mencari korban kurang lebih berjarak 6 Kilometer ke hilir sungai, dari pagi hingga siang ini pada pukul 13.52 Wib korban belum ditemukan," tutur M Andri.

Andri menjelaskan, dalam pelaksanaan pencarian korban, Tim SAR Bungo dibantu personel Polsek Batang Asai, Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPBD Sarolangun, SAR MTA, serta warga desa di sekitar aliran sungai.

Andri mengimbau masyarakat yang tinggal di dekat aliran Sungai Batang Asai agar berhati-hati karena hujan mulai turun. Menurutnya, hujan di wilayah hulu dapat menyebabkan volume air sungai yang mengalir ke hilir meningkat dan meluap.

(Tribunjambi.com / Frengky Widarta)

Baca juga: Pencarian Lansia yang Hanyut di Sungai Batang Asai Masih Berlangsung

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.