TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Perpustakaan Kota Jambi tak hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga mulai dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang belajar, berdiskusi, hingga berkegiatan bersama.
Hingga Oktober 2026, jumlah kunjungan ke perpustakaan tersebut tercatat mencapai sekitar 15.000 orang sejak awal tahun. Angka ini meningkat dibandingkan capaian pada 2025.
Aktivitas pengunjung juga terbilang ramai. Dalam sehari, jumlah kunjungan rata-rata berkisar 100 hingga 200 orang. Angka tersebut bahkan bisa mencapai 300 orang ketika ada kegiatan yang memanfaatkan aula teater perpustakaan.
Kabid Pembinaan Perpustakaan Kota Jambi, Dian Ekawati, SS., mengatakan, data kunjungan mencakup berbagai aktivitas layanan perpustakaan, mulai dari membaca buku hingga kegiatan perpustakaan keliling.
"Untuk kunjungan perpustakaan, sehari bisa 100 sampai 200 orang. Kalau ada kunjungan yang menggunakan aula teater kita, bisa sampai 300 orang," ujarnya, Jumat (30/10/2026).
Menurut Dian, peningkatan kunjungan tersebut menunjukkan perkembangan aktivitas masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas perpustakaan. Pengunjung tidak hanya datang untuk membaca, tetapi juga mengikuti kegiatan lain yang diselenggarakan atau difasilitasi perpustakaan.
Salah satu layanan yang turut mendukung perluasan akses literasi adalah perpustakaan keliling. Melalui layanan ini, petugas mendatangi sekolah-sekolah untuk mendekatkan bahan bacaan kepada para siswa.
Dengan demikian, pelajar tetap dapat mengakses buku dan bahan bacaan tanpa harus datang langsung ke gedung perpustakaan.
Selain menyediakan beragam koleksi buku, Perpustakaan Kota Jambi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memanfaatkan fasilitasnya sebagai ruang kegiatan produktif.
Dian menjelaskan, perpustakaan dapat digunakan untuk kerja kelompok, diskusi, hingga pertemuan komunitas. Fasilitas tersebut juga bisa dimanfaatkan mahasiswa maupun organisasi yang membutuhkan tempat untuk berkumpul dan menjalankan aktivitas bersama.
Keberadaan fasilitas tersebut membuat fungsi perpustakaan semakin luas. Selain sebagai tempat membaca, perpustakaan juga dapat menjadi ruang belajar, berinteraksi, dan bertukar gagasan bagi masyarakat.
Peningkatan kunjungan sepanjang 2026 menjadi salah satu indikator berkembangnya pemanfaatan layanan perpustakaan di Kota Jambi.
Meski demikian, peningkatan jumlah pengunjung perlu diimbangi dengan pemeliharaan kualitas pelayanan, ketersediaan bahan bacaan, serta kenyamanan fasilitas.
Ke depan, layanan perpustakaan keliling dan pemanfaatan ruang perpustakaan untuk berbagai kegiatan diharapkan semakin memperluas akses masyarakat terhadap layanan literasi di Kota Jambi.
(Tribun Jambi/M Yon Rinaldi)
Baca juga: Penyebab Bus Masuk Sungai di Empat Lawang Sumsel, 11 Penumpang Warga Jambi
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Bus di Empat Lawang Sumsel, 11 dari 19 Penumpang Warga Jambi
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.