Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Polres Rejang Lebong menindaklanjuti laporan dugaan perundungan terhadap siswa SMPN 1 Rejang Lebong berinisial Y (13) yang mengalami luka pada bagian mata hingga mengeluarkan darah.

Saat ini laporan itu tengah dalam penyelidikan oleh Satreskrim Polres Rejang Lebong. 

Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong, Iptu Muhammad Akhyar Anugerah melalui Kanit PPA, Ipda Felisya Tania Ali, membenarkan adanya laporan yang disampaikan keluarga korban.

Felisya mengatakan, laporan tersebut masih dalam proses penanganan. Polisi saat ini melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

"Untuk laporan korban masih dalam proses, sedang ditindaklanjuti. Kami akan meminta keterangan dari semua pihak, mulai dari siswa yang terlibat, guru, dan sebagainya,"sampai Ipda Felisya kepada TribunBengkulu.com pada Kamis (29/10/2026).

Ia menegaskan, penanganan laporan tersebut masih berada dalam rangkaian penyelidikan. Polisi akan mendalami keterangan para pihak untuk mengetahui secara jelas kronologi kejadian yang dilaporkan keluarga korban.

"Sekarang masih penyelidikan,"ungkapnya. 

Keluarga Sebut Kejadian Sudah Tiga Kali

Sementara itu, Hanggoro, orangtua Y, mengatakan laporan ke polisi ditempuh karena kejadian yang dialami putranya disebut bukan kali pertama terjadi.

Berdasarkan cerita anaknya, dugaan perundungan yang melibatkan siswa berinisial A tersebut sudah terjadi hingga tiga kali.

Hanggoro mengungkapkan, sebelum kejadian terakhir yang menyebabkan putranya mengalami luka pada bagian mata, Y disebut sudah dua kali melaporkan kejadian serupa kepada guru bimbingan konseling (BK) di sekolah.

Namun, menurut Hanggoro, laporan sebelumnya tidak pernah sampai kepadanya sebagai orangtua. Ia baru mengetahui persoalan tersebut dari cerita anaknya.

"Yang saya tahu dari anak, ini sudah kali ketiganya dengan orang yang sama. Bukan cuma kejadian kemarin, sebelumnya anak saya juga sudah pernah melaporkan anak itu ke guru BK,"kata Hanggoro kepada TribunBengkulu.com, Rabu (28/10/2026).

Menurutnya, kejadian terakhir menjadi puncak persoalan karena menyebabkan putranya mengalami luka pada bagian mata hingga mengeluarkan darah.

Hanggoro juga menjelaskan, putranya dan A sama-sama duduk di bangku kelas VIII SMPN 1 Rejang Lebong, tetapi keduanya tidak berada di kelas yang sama.

"Puncaknya yang kemarin itu, yang sampai mata anak saya luka. Kalau sebelumnya, sudah dua kali ada kejadian serupa," lanjutnya.

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.