BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA- Meski dalam beberapa hati terakhir ada hujan turun, status siaga darurat di level tanggap darurat diperpanjang hingga 10 November 2026.
Itu termasuk penangan krisis air bersih di Kabupaten Banjar. Terdata ada sebanyak 17 kecamatan di Kabupaten Banjar terdampak kekeringan yang menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih.
Hingga akhir Oktober 2026, BPBD Kabupaten Banjar telah menyalurkan sekitar 4,1 juta liter air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, Kamis (29/10/2026) mengatakan, dampak kekeringan tidak merata di seluruh wilayah.
Sejumlah kecamatan mengalami kondisi lebih berat, terutama Beruntung Baru, Tatah Makmur, dan Aluh-Aluh.
Baca juga: Perda UMKM Banjar Disepakati, 74.757 Pelaku Usaha Berpeluang Dapat Kemudahan Modal
Baca juga: Ada Iklan Film Pirunduk di Angkutan Umum, Dishub Banjarmasin Buka Suara
Guna membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari, BPBD mengerahkan enam unit mobil tangki guna mendistribusikan air bersih ke desa-desa yang mengalami kekurangan pasokan.
“Air bersih yang sudah kita distribusikan mencapai 4.100.000 liter. Setiap hari ada enam armada tangki yang melakukan dropping ke desa-desa terdampak,” ujar Wasis.
Distribusi air menjadi salah satu langkah penanganan darurat di tengah kemarau berkepanjangan.
Upaya penanggulangan bencana juga dilakukan melalui koordinasi dengan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, termasuk dukungan operasi modifikasi cuaca dan water bombing*
untuk membantu penanganan karhutla.
Di sisi pendanaan, pemerintah daerah mulai mencairkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendukung kebutuhan mendesak selama penanganan bencana.
Dana tersebut digunakan antara lain untuk memenuhi kebutuhan personel, membeli bahan bakar minyak (BBM), menyediakan peralatan pemadaman, serta membiayai hak operasional relawan Buser 690 yang turut membantu penanganan di lapangan.
Adapun warga di Beruntung Baru, Salehuddin, mengaku air bersih masih diperlukan warga. "Kalau gak disuplai lagi, kami sulit harus bayar lagi. Selama ini per minggu di suplai ke tandon di sekitar Rt," kata Salehuddin.
(Banjarmsin Post/Nurholis Huda)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.