Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.
Terlebih, kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kepahiang mengalami peningkatan sekitar 50 hingga 75 persen.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepahiang, Tajri Fauzan, mengatakan pemeriksaan kualitas udara dilakukan setelah kondisi udara secara kasatmata dinilai sudah tidak baik bagi masyarakat.
"Kemarin kita melakukan pengecekan kualitas udara, karena secara visual sudah tidak baik bagi masyarakat Kepahiang sehingga kami lakukan pemeriksaan kualitas udara, suhu dan pencahayaan," kata Tajri.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, hanya parameter pencahayaan yang menunjukkan kondisi normal.
Kasus ISPA di Kepahiang Meningkat
Memburuknya kualitas udara ini turut menjadi perhatian Dinkes Kepahiang menyusul peningkatan kasus ISPA yang mencapai sekitar 50 hingga 75 persen.
Masyarakat yang memiliki riwayat penyakit asma dan gangguan jantung diminta lebih berhati-hati dalam beraktivitas.
"Jadi masyarakat rentan harus berhati-hati, apalagi yang memiliki asma dan jantung," ujar Tajri.
Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Kepahiang telah melakukan edukasi kepada masyarakat sekaligus membagikan masker dengan menggandeng sejumlah pihak terkait.
Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan mengurangi risiko paparan udara yang buruk.
Tajri berharap, melalui edukasi dan langkah pencegahan yang dilakukan bersama berbagai pihak, kondisi kualitas udara di Kabupaten Kepahiang dapat membaik.
Ia juga berharap angka kasus ISPA di wilayah tersebut dapat menurun ke depannya sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan kondisi udara yang lebih baik.
"Kita telah melakukan edukasi sekaligus pembagian masker dengan masyarakat bekerja sama dengan pihak terkait. Harapannya kualitas udara dan penyakit ISPA di Kepahiang dapat menurun ke depannya," pungkas Tajri.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.