SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Gelandang muda Sriwijaya FC, Agil Prastio, baru saja mengantarkan Ngeradak FC menjuarai turnamen Mini Soccer Batu Ampar Cup 2026 di Lapangan Kijang Mas, Desa Batu Ampar, Kecamatan Sirah Pulau Padang (SP Padang), Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sabtu (17/10/2026).
Keberhasilan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi Agil di tengah perjuangannya menembus skuad Sriwijaya FC untuk mengarungi kompetisi Liga Nusantara 2026/27.
Pemain kelahiran Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara, 6 Januari 2006, itu tetap berusaha menjaga kebugaran meski belum rutin menjalani latihan bersama tim. Ia memilih tetap aktif bermain sepak bola dan menjalani latihan mandiri agar kemampuan serta sentuhan bolanya tidak hilang.
"Ini kita pemain selalu menjalani latihan mandiri, kadang fisik, joging di jalan, skipping. Tarkam biar ada sentuhan. Sejak trial belum pernah pulang ke Deli Serdang, Sumatera Utara. Terlanjur di sini," ujar Agil.
Keseriusan tersebut menunjukkan tekad Agil untuk memanfaatkan kesempatan bersama Laskar Wong Kito. Ia tidak ingin perjuangannya mengikuti seleksi Sriwijaya FC berakhir sia-sia.
Sebelum membawa Ngeradak FC menjadi juara Mini Soccer Batu Ampar Cup 2026, Agil juga memiliki pengalaman membanggakan di level usia muda. Ia pernah memperkuat PSDS Deli Serdang U17 dan sukses meraih gelar juara Turnamen Soeratin Sumatera Utara.
Pengalaman tersebut menjadi modal kepercayaan dirinya untuk bersaing mendapatkan tempat di skuad Sriwijaya FC.
"Pengalaman saya saat membawa tim PSDS Deli Serdang U17 juara di Turnamen Soeratin Sumut," kata Agil.
Agil mendapatkan kesempatan mengikuti seleksi Sriwijaya FC setelah mendapat ajakan dari pelatih. Kini, ia bertekad membuktikan kemampuan agar bisa menjadi bagian dari skuad yang akan berlaga di Liga Nusantara 2026/27.
Pemain muda tersebut juga menyambut positif keputusan mundurnya jadwal kick-off Liga Nusantara 2026/27 menjadi 13 November 2026. Menurutnya, tambahan waktu persiapan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesiapan pemain sekaligus membangun kekompakan tim.
"Bagus buat Sriwijaya FC biar ada persiapannya. Harapannya buat kekompakan tim lagi," ungkapnya.
Agil menegaskan bahwa tidak adanya sistem degradasi dalam regulasi Liga Nusantara 2026/27 bukan alasan bagi pemain untuk mengendurkan semangat berkompetisi.
• Rendi Tiyeri Tetap Jaga Asa Bersama Sriwijaya FC, Berharap Kabar Baik Jelang Liga Nusantara 2026/27
Baginya, setiap kesempatan membela Sriwijaya FC merupakan peluang untuk menunjukkan kemampuan dan membantu klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan tersebut meraih prestasi.
Agil merupakan anak ketujuh dari delapan bersaudara pasangan Ramli dan Martini. Ia mulai mengenal sepak bola sejak berusia 11 tahun dengan bergabung bersama sekolah sepak bola (SSB) di daerah asalnya.
Perjalanan kariernya kemudian berlanjut bersama sejumlah klub, mulai dari PSDS Deli Serdang kelompok usia U17, Persikoba Batu, hingga Persindra Indramayu.
Kini, setelah kembali merasakan manisnya gelar juara bersama Ngeradak FC, Agil berusaha menjaga momentum positif tersebut untuk menghadapi persaingan di Sriwijaya FC.
Ia berharap pengalaman bertanding, mental juara, serta kedisiplinan menjaga kebugaran dapat membantunya melewati proses seleksi dan mendapatkan tempat di skuad Laskar Wong Kito.
Sementara itu, Mini Soccer Batu Ampar Cup 2026 digelar dalam rangka memperingati HUT ke-66 Karang Taruna Indonesia. Turnamen tersebut diikuti 33 tim dari berbagai desa dan kecamatan, termasuk peserta dari luar Kabupaten OKI.
Kompetisi menggunakan sistem gugur dan berlangsung sejak 28 September hingga mencapai puncaknya pada 17 Oktober 2026.
Selain menjadi ajang adu kemampuan sepak bola, kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antarwarga, membangun karakter pemuda, serta menjaga kebugaran jasmani dan rohani masyarakat.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.