TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Harga emas perhiasan di Pasar Raya Kota Padang, Sumatera Barat,terpantau masih berada dalam kondisi stabil pada perdagangan hari ini, Kamis (22/10/2026).
Para pedagang mencatat belum ada perubahan harga yang signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Kondisi pasar yang cenderung tenang ini membuat aktivitas jual beli perhiasan emas di kawasan perdagangan terbesar di Kota Padang tersebut tetap berjalan lancar.
Dani, salah seorang karyawan Toko Emas Murni di Pasar Raya Kota Padang, memberikan penjelasan mengenai perkembangan harga terkini.
Baca juga: Nikmati Nusantara Dining Bersama William Wongso di Hotel Santika Premiere Padang, Cek Cara Pesannya
Ia mengungkapkan bahwa harga emas perhiasan dipatok pada kisaran harga yang masih sama dengan transaksi kemarin.
Pemilik modal maupun masyarakat yang ingin mengoleksi perhiasan pun dapat bertransaksi dengan acuan harga tersebut.
"Update harga emas perhiasan berkisar Rp5.600.000 saameh (satuan lokal setara dengan 2,5 gram emas), belum termasuk upah," ujar Dani saat ditemui.
Baca juga: Lapak PKL Pasar Raya Padang Dibongkar, Petugas DLH Temukan Tumpukan Sampah dan Lumpur
Istilah saameh sendiri merupakan satuan lokal yang umum digunakan masyarakat Minangkabau dalam mengukur berat emas.
Menurut Dani, patokan harga per saameh ini berlaku untuk perhiasan emas murni.
Bagi masyarakat yang ingin membeli emas perhiasan dalam hitungan gram, toko juga menyediakan konversi harganya secara rinci.
Hal ini mempermudah pembeli yang terbiasa dengan satuan gramasi standar nasional.
Baca juga: Usai Penertiban Lapak PKL, DLH Temukan Lumpur Tebal Sumbat Drainase Jalan Sandang Pangan Padang
"Satu gram berkisar Rp2.240.000," jelas Dani merincikan patokan harga emas perhiasan jika dihitung dalam satuan gram.
Perbedaan hitungan satuan ini menurutnya sudah biasa dipahami oleh para pelanggan setia di Kota Padang.
Dengan demikian, pembeli bisa menyesuaikan kebutuhan anggaran belanja perhiasan mereka.
Selain melayani pembelian, toko emas di Pasar Raya Padang juga menerima transaksi penjualan kembali atau buyback dari masyarakat.
Harga buyback sangat bergantung pada kualitas dan fisik emas yang dijual kembali oleh konsumen.
Dani menjelaskan bahwa terdapat rentang harga khusus untuk perhiasan emas yang ingin dijual kembali oleh pemiliknya.
Faktor keutuhan perhiasan menjadi penentu utama besaran nilai yang diterima konsumen.
"Buyback tergantung kondisi barang, berkisar Rp5.450.000 saameh," kata Dani.
Persyaratan kondisi barang ini diterapkan untuk memastikan perhiasan yang masuk kembali ke toko masih memiliki nilai purna jual yang layak.
Baca juga: Kabut Asap Selimuti Sumbar, Dinas Kehutanan Ungkap Dugaan Asal Asap dari Kalimantan
Meskipun pergerakan harga berada di puncaknya, minat masyarakat untuk mengoleksi perhiasan emas tidak mengalami penurunan secara drastis.
Berbagai model perhiasan terus diburu oleh para pencinta logam mulia.
Di antara sekian banyak jenis perhiasan yang dipajang di etalase, terdapat satu jenis barang yang paling diminati oleh para pembeli.
Perhiasan tersebut menjadi barang paling dominan yang paling sering ditanyakan dan dibeli.
"Perhiasan paling dominan gelang," ungkap Dani mengenai tren barang yang paling banyak diminati masyarakat saat ini.
Baca juga: Tak Ada Lagi Lapak Pedagang, Jalan Sandang Pangan Padang Kini Dipenuhi Puing Pascapenertiban
Ia juga menegaskan bahwa pergerakan pasar serta transaksi harian di toko tempatnya bekerja terbilang berada dalam batas normal dan lancar.
Sementara itu Harga emas hari ini di Pegadaian, Kamis (22/10/2026), terpantau stabil dibandingkan perdagangan Rabu (21/10/2026) siang.
Berdasarkan data terbaru Pegadaian yang diperbarui Kamis, harga emas Galeri 24 ukuran 1 gram dibanderol Rp2.504.000 per gram. Harga tersebut masih sama dengan pembaruan sebelumnya.
Harga emas Antam ukuran 1 gram tercatat Rp2.593.000 per gram. Harga ini juga tidak berubah dibandingkan harga pada Rabu (21/10/2026) siang. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.