TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Pucuk kepemimpinan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) resmi berganti.

Muhammad Andri resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) APPSI Kalbar dalam rangkaian Musyawarah Wilayah (Muswil) dan pelantikan pengurus APPSI Kalbar di Hotel Alimoer, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu 10 Oktober 2026,

Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi APPSI Kalbar untuk memperkuat peran organisasi dalam memperjuangkan perlindungan, pemberdayaan, dan kesejahteraan pedagang pasar di Kalimantan Barat.

Lantas siapakah Muhammad Andri?

Profil Muhammad Andri

a. Nama: Muhammad Andri

b. Jabatan: Ketua DPW APPSI Kalbar

c. Organisasi: APPSI

d. Wilayah kepengurusan: Provinsi Kalimantan Barat

e. Bidang organisasi: Perjuangan aspirasi pedagang pasar dan penguatan perdagangan pasar tradisional.

• Muhammad Andri Pimpin APPSI Kalbar, Perkuat Organisasi Memperjuangkan Kesejahteraan Pedagang

Andri Tegaskan Kerja Nyata

Dalam sambutannya, Muhammad Andri menegaskan bahwa APPSI harus menjadi organisasi yang hadir melalui kerja nyata, bukan sekadar menjalankan kegiatan seremonial.

Menurutnya, kondisi geografis Kalbar serta jarak distribusi antardaerah menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga ketersediaan dan kestabilan harga kebutuhan pokok.

 Karena itu, pedagang pasar perlu menjadi bagian dari solusi melalui kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pelaku ekonomi.

“Sebagai Ketua APPSI Provinsi Kalimantan Barat, saya menegaskan bahwa organisasi ini harus hadir dengan kerja nyata. Kita akan memperjuangkan perlindungan dan pemberdayaan pedagang, mendorong akses permodalan, meningkatkan daya saing usaha, serta memperkuat kemitraan dengan UMKM, petani, nelayan, dan produsen lokal,” ujarnya di Hotel Alimoer.

Andri juga berharap adanya arahan, pembinaan, dan dukungan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) APPSI agar perjuangan pedagang di Kalimantan Barat sejalan dengan visi dan agenda organisasi secara nasional.

Ia menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan pasar rakyat yang bersih, aman, tertib, modern, dan berdaya saing, tanpa mengesampingkan kepentingan pedagang kecil.

Kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, Andri mengajak agar APPSI dijadikan rumah bersama bagi para pedagang pasar.

Pengurus, kata dia, harus aktif menyerap aspirasi anggota, memperjuangkan kepentingan mereka, serta memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.

“Saya percaya, dengan persatuan, integritas, dan kolaborasi antara pengurus pusat, pengurus daerah, pemerintah, serta seluruh pelaku usaha, APPSI dapat menjadi mitra strategis dalam memajukan pasar rakyat dan meningkatkan kesejahteraan pedagang di Kalimantan Barat,” tuturnya.

• Di Forum APPSI, Gubernur Kalbar Soroti Pemotongan TKD yang Lumpuhkan Fiskal Daerah

Pesan Gubernur Kalbar

Sementara itu, Gubernur Kalbar Ria Norsan yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan ucapan selamat kepada Muhammad Andri dan seluruh pengurus yang telah dilantik.

Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya.

Gubernur menilai kekompakan menjadi modal utama dalam menjalankan organisasi.

Menurutnya, soliditas pengurus akan menentukan arah dan keberhasilan APPSI dalam memperjuangkan kepentingan pedagang pasar.

Ia mengingatkan bahwa organisasi tersebut memiliki tanggung jawab besar karena banyak masyarakat Kalimantan Barat menggantungkan penghidupan dari aktivitas perdagangan di pasar.

Karena itu, pengurus APPSI diminta turun langsung menemui pedagang untuk mengetahui persoalan yang mereka hadapi, mulai dari pasar Flamboyan hingga pasar-pasar lainnya di Kalimantan Barat.

“Coba temui ketua pedagang pasar, misalnya di Pasar Flamboyan, untuk mengetahui apa masalahnya. Setelah itu, datangi pasar-pasar lain. Kalau perlu, kumpulkan dan bawa persoalannya ke pemerintah daerah, bahkan ke tingkat provinsi, supaya kita bisa mencari solusi. Saya siap membantu,” ujarnya.

Ia menegaskan, tujuan utama organisasi adalah meningkatkan kesejahteraan pedagang sekaligus memastikan mereka dapat menjalankan usaha dengan aman, nyaman, dan memperoleh keuntungan yang layak.

Selain itu, pedagang juga perlu mendapatkan perlindungan agar tidak berada dalam posisi yang merugikan ketika berhadapan dengan tengkulak maupun pihak lain dalam rantai perdagangan.

Gubernur turut mendorong APPSI membangun koordinasi dengan berbagai organisasi dan pihak terkait yang memiliki tujuan sejalan.

Melalui kerja sama tersebut, persoalan pedagang diharapkan dapat ditangani secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Dengan kepengurusan yang baru, APPSI Kalbar diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai wadah aspirasi pedagang sekaligus mitra strategis pemerintah dalam membangun pasar rakyat yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.