TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kabar duka atas meninggalnya legenda PSMS Medan, Tumsila, turut dirasakan manajemen Ayam Kinantan.
Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan, menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya mantan striker PSMS Medan era 1967 tersebut. Fendi mengatakan, manajemen PSMS Medan berencana memberikan bentuk penghormatan kepada Tumsila dalam pertandingan. Salah satunya melalui penggunaan pita sebagai tanda duka.
Namun, Fendi menyebutkan pelaksanaannya masih menunggu keputusan Match Commissioner, mengingat PSMS Medan dalam waktu dekat akan menjalani dua pertandingan tandang. "Tergantung keputusan match commissioner nanti. Soalnya kita masih away," kata Fendi.
PSMS Medan dijadwalkan menghadapi PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Minggu (11/10).
Baca juga: Mantan Pemain PSMS Medan Tumsila Meninggal Dunia
Setelah itu, PSMS Medan kembali melakoni pertandingan tandang dengan menghadapi Semen Padang FC di Stadion Patriot Chandrabhaga, Sabtu (17/10).
Sementara itu, PSMS Medan baru akan kembali menjalani pertandingan kandang pada 25 Oktober 2026. Ayam Kinantan dijadwalkan menjamu PSIS Semarang di Stadion Utama Sumatra Utara.
Fendi menegaskan, pihaknya tetap akan mengupayakan penghormatan untuk Tumsila sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan kontribusinya bagi PSMS Medan. "Ya nanti kita lihat, pasti kita akan minta ke Match Commissioner, akan kita berikan penghargaan," pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.