Jakarta (ANTARA) - Psikolog klinis dewasa Miki Amrilya Wardati, S.Psi., M.Psi., Psikolog menyarankan individu yang mengalami masalah overthinking atau berpikir secara berlebihan sampai aktivitas sehari-harinya terganggu untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional.
"Perlu dikonsultasikan kalau misalkan ternyata overthinking itu sudah over-nya itu betul sesuai kata over dan memang mengganggu keberfungsian hidup sehari-hari," kata Mitra Psikolog Halodoc itu dalam acara temu media di Jakarta, Kamis.
Ia menyampaikan bahwa overthinking atau mengkhawatirkan sesuatu yang sebenarnya merupakan hal wajar bukan gangguan kesehatan mental, melainkan sebuah gejala.
Menurut dia, gejala itu perlu diperhatikan kalau sampai menimbulkan gangguan seperti sulit berkonsentrasi, takut melakukan sesuatu, susah tidur, atau rasa tidak nyaman beraktivitas.
"Ini nanti akan dibantu oleh profesional apakah overthinking ini disertai gejala lain atau tidak, sehingga nanti bisa ditarik diagnosa oleh profesional apakah ada gangguan tertentu atau tidak," ia menjelaskan.
Psikolog yang tergabung dalam Ikatan Psikolog Indonesia itu menyampaikan bahwa orang perlu mengenali dan memahami kondisinya sendiri agar bisa mengenali perubahan dan tanda-tanda masalah dalam dirinya.
"Kalau ada perubahan dan dirasa itu tidak biasa, apalagi mengganggu, di situ langsung bisa konsultasi pada profesional," kata Miki.
"Nanti profesional yang akan mendiagnosa gangguan apa, apakah tadi depresi atau bipolar. Kita harus kenal sinyal tubuh kita, tapi kita juga harus mengkonsultasikan supaya tegak diagnosanya," ia menjelaskan.