TRIBUNNEWS.COM - Warga Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah digegerkan oleh penemuan jasad pria tanpa identitas di lantai dua sebuah bangunan kosong di pinggir pada Selasa (6/10/2026) pagi.
Bangunan tersebut telah disewa untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) namun belum beroperasi.
Kondisi jasad membusuk dan tangan kiri terborgol di teralis besi jendela.
Awalnya, bau tak sedap sudah tercium di sekitar lokasi sejak dua hari sebelumnya.
Namun, warga yang melintas dan beraktivitas di sekitar lokasi baru menaruh curiga setelah aroma busuk kian tajam menyengat pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 05.15 WIB
Eko Mulyono, seorang tukang parkir rumah makan tak jauh dari lokasi, bersama beberapa warga memberanikan diri masuk dan memeriksa seluruh sudut rumah kosong tersebut.
Mereka menemukan jasad tergeletak di atas karpet lantai dua.
Baca juga: Kesaksian Keluarga Bos Toko Bangunan di Gresik, Pelaku Pembunuhan Bukan Tunangan Korban
Korban yang masih mengenakan hoodie hitam dan celana jeans itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
"Saat masuk dan memeriksa bagian dalam bangunan, ada sesosok mayat di lantai dua. Kami lalu lapor ke Polsek Brangsong," kata Eko, Selasa.
Polres Kendal bersama Polsek Brangsong langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara.
Jasad dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk diautopsi.
Kapolres Kendal, AKBP Ratna Quratul Ainy, menerangkan hasil identifikasi menunjukkan korban bernama Donna Nuzulul Aditya (29), warga Kampung Karangsari RT 003/RW 003, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.
Jarak rumah korban ke lokasi penemuan jasad sekitar tiga kilometer.
Baca juga: Motif Pembunuhan di Bungo Jambi, Istri dan Ibu Mertua Sewa Eksekutor, Korban Hilang sejak Mei 2026
Diduga Donna Nuzulul Aditya menjadi korban tindak pidana pembunuhan setelah ditemukan luka di bagian kepala.
Penyidik masih mendalami penyebab kematian dan memburu pelaku pembunuhan.
"Dugaan tindak pidana pembunuhan. Dari hasil autopsi, diketahui bahwa korban meninggal dunia akibat adanya bekas luka yang disebabkan oleh hantaman benda tumpul di bagian kepala," paparnya, Rabu (7/10/2026), dikutip dari TribunJateng.com.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban dibunuh 5 hingga 10 hari sebelum ditemukan.
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJateng.com/Agus)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.