Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyiapkan pembentukan koperasi di Kabupaten Biak Numfor, Papua, sebagai simpul distribusi komoditas untuk memperkuat perdagangan dan rantai pasok pangan antardaerah.


Gubernur Papua Pegunungan John Tabo dalam keterangannya di Wamena, Rabu, mengatakan keberadaan koperasi diperlukan untuk mendukung kerja sama ekonomi antara Papua Pegunungan dan Biak Numfor, terutama dalam memperlancar distribusi hasil perikanan dan pertanian.


“Kita harus punya koperasi yang dapat menampung ikan segar dari Biak sebelum dikirim ke Papua Pegunungan. Jadi, kami tidak perlu menunggu Pemkab Biak Numfor mengirim, tetapi sudah ada koperasi milik Pemprov Papua Pegunungan di sana yang mengaturnya,” katanya.


Menurut dia, koperasi tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat penampungan hasil perikanan Biak yang akan dipasarkan ke Papua Pegunungan, tetapi juga menjadi simpul distribusi komoditas pertanian dari Papua Pegunungan ke Biak Numfor.


Dengan skema tersebut, kata dia, arus komoditas dapat berlangsung dua arah sehingga kerja sama antardaerah tidak hanya memperkuat pasokan pangan, tetapi juga memperluas pasar bagi hasil produksi masyarakat Papua Pegunungan.






“Koperasi itu nantinya tidak hanya menampung hasil perikanan yang akan dikirim ke Papua Pegunungan, tetapi juga hasil pertanian yang dikirim dari Papua Pegunungan dapat ditampung di sana sebelum didistribusikan kepada masyarakat,” ujarnya.


John mengatakan penguatan kelembagaan koperasi juga diperlukan di Wamena untuk mengonsolidasikan hasil pertanian masyarakat sebelum dipasarkan ke Biak Numfor maupun daerah lain.


“Koperasi juga harus terbangun di Wamena supaya hasil pertanian masyarakat masuk terlebih dahulu ke koperasi. Dari koperasi kemudian diatur pendistribusiannya ke Kabupaten Biak Numfor atau daerah lainnya,” katanya.


Menurut dia, penguatan jaringan koperasi antardaerah dapat menjadi bagian dari upaya membangun sistem pemasaran yang lebih terorganisasi sekaligus membuka akses pasar lebih luas bagi komoditas masyarakat.


Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Papua Pegunungan Alpius Yigibalom mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti rencana pembentukan koperasi tersebut melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.






Koordinasi itu, menurut dia, antara lain akan membahas mekanisme distribusi ikan dari Biak Numfor ke Wamena sekaligus rencana pengembangan koperasi sebagai pendukung kerja sama ekonomi kedua daerah.


“Kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Biak Numfor terkait pengiriman ikan ke Wamena. Usulan Bapak Gubernur juga akan menjadi perhatian dalam pembicaraan dengan Pemkab Biak Numfor,” ujarnya.