TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kasus hewan positif rabies di Kecamatan Negara, Jembrana saat ini sudah menyentuh 22 kasus.
Jumlah tersebut sudah termasuk dengan anak anjing positif yang sempat menyerang anggota satu keluarga di Kelurahan Baler Bale Agung kemarin.
Dari temuan kasus terbaru, tim Medikvet Kecamatan masing-masing yakni Negara, Melaya dan Mendoyo, telah melakukan upaya vaksinasi emergency untuk menyisir HPR yang belum mendapat vaksinasi rabies.
Menurut data yang berhasil diperoleh, selain kasus positif di Baler Bale Agung. Juga ada dua sampel lainnya yang dinyatakan positif berdasarkan hasil uji laboratorium.
Baca juga: 3 Sampel Anjing di Jembrana Bali Positif Rabies, Warga Diminta Waspadai Anakan Belum Vaksin
Yakni di Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo. Anjing mix berusia 6 bulan yang sempat menggigit satu orang tanpa provokasi.
Kemudian seekor anjing lokal jantan berusia 3 tahun di Banjar Moding Kaja, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya yang sempat menyerang satu orang warga.
"Kita sudah laksanakan vaksinasi emergency di sekitar wilayah temuan kasus baru. Itu ada di Kecamatan Negara, Melaya dan Mendoyo," ungkap Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) pada Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta saat dikonfirmasi, Selasa 22 September 2026.
Dia menyebutkan, khusus untuk Kecamatan Negara, saat ini jumlah kasus positif rabies pada hewan yang ditemukan sebanyak 22 kasus.
Kemarin, Tim Medikvet Kecamatan telah menyisir dan melakukan vaksinasi darurat di sekitar wilayah temuan kasus.
Hasilnya, ada tiga ekor anjing dan satu ekor kucing yang berhasil divaksinasi rabies.
Mengingat wilayah tersebut cenderung sepi pemukiman dan sebelumnya sudah disasar dengan vaksinasi massal.
Kemudian untuk di wilayah Banjar Moding Kaja, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, kata dia, tim medikvet berhasil memberikan vaksinasi rabies terhadap 28 ekor HPR. Rinciannya 26 ekor anjing dan dua ekor kucing.
"Selain di wilayah temuan kasus, kita juga berikan layanan vaksinasi di sekitaran Pasar Lelateng kemarin. Total ada 10 ekor anjing dan satu ekor kucing yang kita sasar. Karena memang kemarin laporan warga terdapat banyak HPR tak berpemilik atau liar di sana," ungkapnya.
Disinggung mengenai capaian vaksinasi hingga September 2026 ini, Sugiarta menyebutkan capaian vaksinasi rabies terhadap HPR sudah mencapai 76 persen dari total estimasi populasi hewan penular rabies seperti anjing, kucing dan monyet di Jembrana sebanyak 40.400 ekor.
"Sampai saat ini (capaian vaksinasi rabies) sudah 76 persen dari total estimasi populasi," tandasnya. (mpa)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.