TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Duel bigmatch antara PSIS Semarang melawan Semen Padang FC malam nanti diprediksi bakal berjalan seru.

Kedua tim akan bentrok pada laga pelan kedua Grup Barat Pegadaian Championship 2026/2027, di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Minggu (20/9/2026) malam.

Salah satu yang menarik adalah prtemuan headcoach PSIS Widodo C Putro dengan dua mantan anak asuhnya.

Widodo kini berdiri di kubu PSIS Semarang, sementara dua pemain yang pernah berada di bawah asuhannya di Bali United, Stefano Lilipaly dan Ilija Spasojevic, akan menjadi bagian dari skuad Semen Padang.

Lilipaly dan Spasojevic bukan nama asing bagi Widodo. Keduanya pernah menjadi bagian dari perjalanan Widodo ketika menangani Bali United. Kini, ketiganya berada di sisi berbeda dan akan saling berhadapan dalam pertandingan resmi.

Widodo pun menyadari Semen Padang memiliki sejumlah pemain berpengalaman, termasuk Lilipaly dan Spasojevic.

"Saya kira semua orang sudah tahu kualitas mereka. Tapi yang jelas kami akan menghadapi sebuah tim bukan individu," terang Widodo.

Ia justru berharap pemainnya bisa tampil maksimal untuk target meneruskan tren kemenangan.

"Kami tentu berharap para pemain bisa maksimal. Pemain kami juga sudah berpengalaman di kompetisi Indonesia. Harapan publik menjagokan kami saya ucapkan terimakasih. Tapi bagi kami yang terpenting kesiapan, mentality menghadapi Semen Padang," kata Widodo.

"Kita tetap fokus, mudah-mudahan meraih poin penuh," jelasnya.

Semen Padang datang dengan modal positif setelah menang 1-0 atas Persiraja pada pertandingan perdana. Sementara PSIS juga mengawali kompetisi dengan kemenangan 2-1 atas PSPS Pekanbaru.

Bagi Widodo, keberadaan pemain-pemain berpengalaman di kubu lawan menjadi bagian yang harus diantisipasi. Namun, ia meminta anak asuhnya tidak terpengaruh oleh status maupun nama besar pemain lawan.

Widodo menilai PSIS juga memiliki pemain yang pernah tampil di level tertinggi sepakbola Indonesia.

"Jadi saya harapkan di lapangan itu tidak ada lagi istilah pemain bintang atau bukan pemain bintang. Semua sama. Tergantung bagaimana mereka menerjemahkan taktikal itu di lapangan," katanya.

Dengan pengalamannya menangani Lilipaly dan Spasojevic, Widodo tentu memiliki gambaran mengenai karakter permainan keduanya. Namun, pelatih berusia tersebut memilih mengembalikan fokus kepada game plan PSIS.

"Sejatinya sepakbola diakhiri kemenangan. Tetap berharap pemain positif bermainnya, menciptakan peluang dan menciptakan gol. Kami sudah menganalisa Semen Padang. Kami tahu Semen Padang, posisi mana yang bisa kita eksplor atau back up agar sesuai dengan game plan kita," kata Widodo.

PSIS sendiri belum terkalahkan sejak masa pramusim. Tim Mahesa Jenar mencatat lima pertandingan uji coba tanpa kekalahan sebelum mengawali kompetisi dengan kemenangan atas PSPS.

Widodo menegaskan catatan tersebut tidak membuat timnya mengendur. Target yang dibawa PSIS tetap sama, yakni berusaha meraih kemenangan.

Di sisi lain, Widodo juga telah melakukan evaluasi terhadap pertandingan pertama. Salah satu perhatian adalah proses terjadinya gol PSPS yang dinilai perlu diperbaiki sebelum menghadapi Semen Padang.

“Dari hasil match pertama itu kita tarik evaluasi. Ada nilai plus dan nilai minus, positif dan negatif. Itu yang terus kita perbaiki, terutama negatifnya. Bagaimana terjadinya gol lawan itu perlu kita antisipasi juga nanti saat melawan Semen Padang," katanya.

Selain aspek pertahanan, penyelesaian akhir juga menjadi perhatian Widodo.

"Karena sepak bola ini tujuannya akhirnya pada kemenangan. Jadi sebisa mungkin di setiap pertandingan kita usahakan untuk bisa meraih kemenangan," katanya.

Selain pertemuan Widodo C Putro dan dua mantan pemainnya. Sosok lain yang menjadikan pertemuan kedua tim ini sebagai momentum penting adalah bertemunya Hari Nur Yulianto, striker veteran PSIS dengan mantan rekan setimnya Safrudin Tahar. Kedua pemain ini pernah lama membela PSIS. Termasuk membawa tim kebanggaan masyarakat Kota Semarang promosi ke kasta tertinggi sepakbola nasional tahun 2017 lalu.

Namun, duel Hari Nur vs Tahar ini kecil kemungkinan bisa tersaji sebab Hari Nur sejauh ini bukan pilihan utama Widodo C Putro sebagai starter. (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.