TRIBUNNEWS.COM - Konflik masalah hak asuh anak antara presenter Ruben Onsu dengan mantan istrinya, Sarwendah masih terus memanas.

Terbaru, pihak Ruben Onsu membantah anggapan bahwa persoalan kesehatan menjadi penyebab gagalnya proses mediasi dengan Sarwendah dalam perkara hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Bantahan tersebut disampaikan kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, melalui unggahan video di Instagram.

Pernyataan itu muncul setelah beredar informasi yang menyebut Ruben disebut tidak mau menjalani pemeriksaan kesehatan meski hal tersebut berkaitan dengan kepentingan anak.

Minola menyayangkan adanya pernyataan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk fitnah baru terhadap kliennya.

"Ada beberapa informasi yang kami dapatkan dari beberapa teman media maupun dari postingan yang dikatakan gagalnya mediasi itu adalah akibat Ruben tidak mau memeriksa kesehatan atau ogah memeriksa kesehatan meskipun untuk demi anak," ujar Minola dalam unggahannya,  dikutip Rabu (9/9/2026).

"Pernyataan ini sungguh sangat kami sayangkan, ini model fitnah baru lagi," lanjut Minola.

Dikatakan Minola, terdapat dua persoalan utama yang membuat proses mediasi antara Ruben dan Sarwendah tidak menemukan titik temu.

Persoalan pertama berkaitan dengan keinginan Ruben untuk bertemu dan berkumpul bersama anak-anaknya tanpa didampingi Sarwendah.

Sementara Sarwendah disebutnya justru menginginkan pertemuan tersebut tetap didampingi dirinya sebagai ibu.

"Karena fakta yang sesungguhnya adalah dua hal yang membuat mediasi itu gagal, di antaranya satu, karena S tidak mau memberikan anak-anak berkumpul, bertemu, dengan Ruben tanpa didampingi oleh dia sebagai ibunya."

"Sementara Ruben ingin anak-anak bertemu hanya bertiga dengan dia saja, tanpa kehadiran ibunya," beber pengacara senior kelahiran  Binjai, Sumatera Utara itu.

Baca juga: Rumah Sarwendah Terancam Dilelang, Ada Tunggakan Rp1,4 Miliar, Disebut Tanggung Jawab Ruben Onsu

Persoalan kedua yang dibahas dalam mediasi yakni berkaitan dengan pemeriksaan kesehatan Ruben.

Minola menjelaskan, pada awalnya pemeriksaan kesehatan diusulkan dilakukan setiap enam bulan sekali.

Namun, menurut Minola, Sarwendah kemudian meminta agar pemeriksaan kesehatan dilakukan setiap tiga bulan.

Ruben disebut tidak keberatan dengan permintaan tersebut.

"Tentang masalah pemeriksaan kesehatan. Yang tadinya diusulkan enam bulan sekali untuk pemeriksaan kesehatan, tapi permintaan S itu jadi tiga bulan. Ruben juga tidak keberatan," tutur Minola.

Persoalan tersebut kemudian kembali mengalami perubahan dalam proses mediasi terakhir.

Minola menyebut pemeriksaan kesehatan bahkan diminta dilakukan setiap satu bulan sekali, hingga kemudian muncul usulan pemeriksaan pada setiap kali pertemuan.

Hal itu lah yang kemudian membuat Ruben berpikir bahwa tak ada titik temu dalam mediasi tersebut.

"Pada sidang mediasi yang terakhir, diminta untuk sebulan sekali ya, bahkan kemudian tiap pertemuan. Jadi perubahan-perubahan inilah yang membuat Ruben akhirnya berpikir gagal mediasi karena sudah tidak mungkin ada titik temu," ungkapnya.

Di akhir, ia pun meminta publik untuk tidak menuding Ruben sengaja menghindari pemeriksaan kesehatan sehingga proses mediasi berakhir gagal.

"Jadi teman-teman tolong artinya itu kita jangan mencoba memframing dan memberikan fitnah-fitnah baru terkait dengan masalah perkara yang sedang berjalan," tegas Minola.

Pihak Sarwendah Tak Mau Disebut Halangi Ruben Onsu Ketemu Anak

Di sisi lain, pihak kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu menegaskan kembali bahwa kliennya tidak menghalangi Ruben Onsu bertemu dua putrinya.

Ungkapan itu disampaikan Chris Sam Siwu saat konferensi pers bersama awak media setelah menghadiri sidang lanjutan perkara hak asuh anak.

Disampaikannya, Sarwendah tidak berniat menghalangi seorang bapak bertemu anak.

Namun kembali dipertegas oleh pihaknya, ada mekanisnya yang seharusnya bisa tempuh oleh Ruben.

"Klien kami tegas kok, klien kami tidak pernah menghalang-halangi seorang bapak untuk ketemu anaknya," jelas Chris Sam Siwu, Rabu (9/9/2026).

Diungkap Chris Sam Siwu, mekanisme yang harus dilakukan Ruben yakni meminta sang presenter untuk mengirimi pesan Sarwendah terlebih dulu.

Ruben diminta menyampaikan pesan kepada Sarwendah lewat pesan WhatsApp, soal keinginannya bertemu anak sekaligus meminta izin.

Baca juga: Kubu Sarwendah Sebut Ruben Onsu Belum Bayar Nafkah Anak 8 Bulan, Singgung Potensi Hukum

Lalu, Chris Sam Siwu juga mengungkit lagi masalah kesehatan Ruben.

Perkara kesehatan itu masih dipermasalahkan oleh Sarwendah, lantaran ingin memberikan perlindungan pada anak.

"Tetapi mekanismenya yang harus kita atur bersama. Mekanismenya adalah di WA aja tuh klien kami, di WA mau minta ketemu," jelasnya.

"Lalu klien kami secara undang-undang karena kita sudah punya latar belakang masalah kesehatan, wajar klien kami sebagai seorang ibu untuk memberikan perlindungan kepada anak, berupa hal yang harus dilakukan oleh pihak kliennya Bang Minola," lanjutnya.

Dijelaskan kembali oleh Chris Sam Siwu, permintaan pengecekan kesehatan kepada Ruben Onsu bukanlah permintaan langsung dari pihaknya.

Melainkan sudah diatur dalam undang-undang yang berlaku.

"Kita tidak tiba-tiba aja minta dilakukan pengecekkan kesehatan, itu diatur undang-undang. Jadi jangan lagi dibilang mempersulit."

"Kita mau tunggu dulu mana WA kliennya Bang Minola," tutupnya.

(Tribunnews.com/Ifan/Ayu)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.