TRIBUNNEWS.COM - Enzo Maresca puas melihat Manchester City menunjukkan mentalitas dan kepribadian kuat saat mengawali Liga Champions 2026/2027 dengan kemenangan 2-0 atas Porto di Estadio do Dragao, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB.

Meski bermain sebagai tim tamu, The Citizens justru tampil dominan sejak awal pertandingan. City mencatatkan 18 tembakan dengan 10 di antaranya mengarah tepat sasaran.

Erling Haaland menjadi aktor utama kemenangan Manchester City setelah memborong dua gol.

Hasil tersebut sekaligus membuat City menjadi tim pertama yang berhasil mengalahkan Porto di Estadio do Dragao sepanjang 2026.

Dominasi Manchester City tidak hanya terlihat dari agresivitas mereka dalam menyerang, tetapi juga ketika bertahan.

Porto tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.

City bahkan memiliki sejumlah peluang untuk memperbesar keunggulan sebelum Haaland memastikan kemenangan dengan gol keduanya pada masa tambahan waktu.

Bagi Maresca, kemenangan ini terasa semakin spesial karena menjadi pertandingan Eropa pertamanya sebagai pelatih Manchester City.

Pelatih kepala Chelsea asal Italia Enzo Maresca bereaksi selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Chelsea dan Fulham di Stamford Bridge di London pada 26 Desember 2024.
CHELSEA VS FULHAM - Mantan Pelatih Chelsea, Enzo Maresca bereaksi selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Chelsea dan Fulham di Stamford Bridge di London pada 26 Desember 2024. (Foto Arsip, Desember 2024) (Glyn KIRK / AFP)

Pelatih asal Italia itu menilai anak asuhnya tampil nyaris sempurna selama 95 menit, baik ketika menguasai bola maupun saat bertahan.

"Itu adalah penampilan yang sempurna, baik saat menguasai bola maupun tanpa bola selama 95 menit," kata Maresca, dikutip dari laman Man City.

"Kami menciptakan cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan di babak pertama dan kiper mereka bermain sangat bagus."

"Kami mencoba untuk melanjutkan permainan dengan cara yang sama di babak kedua."

Baca juga: Kylian Mbappe Berapi-api, Menang Liga Champions Lebih Penting dari Ballon dOr

Maresca Belum Mau Bicara Target Liga Champions

Meski mengawali kompetisi dengan kemenangan meyakinkan, Maresca tidak ingin terlalu cepat berbicara mengenai target Manchester City di Liga Champions musim ini.

Ia memilih fokus terhadap perkembangan tim dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

"Ini pertandingan demi pertandingan. Ini kompetisi yang berbeda, stadion yang berbeda, tetapi yang terpenting adalah kita menunjukkan siapa kita sebenarnya," ujarnya.

"Kami berusaha bermain agresif tanpa bola dan saat menguasai bola, kami mencoba merencanakan bagaimana kami bisa memenangkan pertandingan."

"Mengenai posisi kami saat ini, saya tidak tahu. Saya bisa melihat dari pertandingan ke pertandingan, tim terus membaik."

Maresca menilai perkembangan tersebut menjadi hal yang lebih penting daripada membicarakan seberapa jauh City bisa melangkah di kompetisi.

City Berhasil Hadapi Tekanan Porto

Kemenangan di kandang Porto juga tidak didapat dengan mudah.

Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dan cukup keras secara fisik.

Porto sempat memprotes keputusan wasit setelah Marc Guehi dinilai melakukan sikutan terhadap Gabriel Veiga. Namun, insiden tersebut dianggap tidak disengaja.

Manchester City juga harus menghadapi sejumlah ancaman dari situasi bola mati, termasuk tendangan sudut dan tendangan bebas yang diperoleh Porto.

Meski mendapat tekanan dari tuan rumah, City mampu mempertahankan kendali permainan.

Maresca mengaku puas melihat para pemainnya mampu menghadapi atmosfer dan tekanan di Estadio do Dragao.

"Sangat senang. Kita tahu dalam pertandingan seperti ini, ketika Anda datang ke sini, situasinya sulit," kata Maresca.

"Begitulah cara mereka tumbuh dewasa, tapi itu normal. Kami menanganinya dengan sangat baik."

Maresca Pelajari Permainan Porto

Maresca juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mempersiapkan pertandingan dengan mempelajari karakter permainan Porto.

Ia bahkan rutin menyaksikan pertandingan Liga Portugal untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kualitas dan gaya bermain klub-klub di kompetisi tersebut.

"Saya menonton pertandingan Liga Portugal, terutama sekarang dengan Porto dan Sporting. Saya menonton berbagai pertandingan dan Anda bisa melihat levelnya sangat tinggi," tuturnya.

"Porto bermain sangat bagus, Francesco melakukan pekerjaan yang fantastis tetapi kami berhasil mengatasinya dan memenangkan pertandingan," pungkas Maresca.

Mencari celah mengalahkan tim Portugal memang harus dilakukan oleh Maresca.

Selain Porto, City juga akan melawan Sporting CP di Liga Champions pada 28 Januari 2027 mendatang.

Kemenangan 2-0 atas Porto menjadi awal yang ideal bagi Maresca di Liga Champions bersama Manchester City.

Tidak hanya membawa pulang tiga poin dari salah satu stadion dengan atmosfer paling sulit di Eropa, City juga menunjukkan kemampuan untuk tampil agresif dalam menyerang sekaligus tetap solid ketika menghadapi tekanan.

Haaland menjadi pembeda melalui dua golnya, sementara Maresca mendapatkan sinyal positif bahwa timnya mulai mampu menerapkan karakter permainan yang ia inginkan.

(Tribunnews.com/Ali)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.