BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Setelah kawasan Kusan Hilir diguyur hujan pada hari sebelumnya, kini giliran wilayah Batulicin dan Simpang Empat di Kabupaten Tanah Bumbu yang mendapat siraman hujan, Selasa (8/9/2026) siang.
Turunnya hujan di dua wilayah tersebut menjadi kabar baik di tengah kondisi cuaca panas yang memicu kerawanan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan.
Jalanan yang sebelumnya berdebu setiap kali kendaraan besar lewat, kini sudah tidak lagi. Terlihat jalanan basah dan ada genangan-genangan air di sisi jalan.
Seorang warga Batulicin, Akbar, menaruh harapan besar agar intensitas hujan dapat bertahan lebih lama untuk menekan potensi ancaman karhutla di kawasan tersebut.
"Alhamdulillah akhirnya hujan. Mudah-mudahan hujannya cukup lama dan bisa membantu mengurangi panas serta risiko kebakaran," ujar Akbar di Batulicin.
Baca juga: Hujan Kembali Mengguyur Balangan, Merata Turun di Tiap Kecamatan
Meski sempat terhenti, hujan kembali turun dalam bentuk gerimis berdurasi sekitar 15 menit pada pukul 15.00 WITA.
Curah hujan ini terasa krusial mengingat data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Bumbu mencatat lonjakan karhutla hingga 94 kejadian dengan total area terbakar mencapai 287 hektar.
Dari luasan lahan yang hangus terbakar tersebut, tim gabungan baru berhasil memadamkan seluas 183,8 hektar di berbagai titik kecamatan.
Kecamatan Batulicin menjadi daerah dengan sebaran karhutla tertinggi yakni 32 kejadian, disusul Kusan Tengah 30 kejadian, serta Simpang Empat 10 kejadian.
Sementara kasus lainnya tersebar di Satui sembilan kejadian, Kusan Hulu empat kejadian, Mantewe dan Sungai Loban masing-masing tiga kejadian, Kusan Hilir dua kejadian, dan Angsana satu kejadian.
(Banjarmasinpost.co.id,/Muhammad Fikri Syahrin)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.