BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Olahan minuman rempah tradisional buatan UkhtyMukti asal Tanah Bumbu berhasil memperluas jangkauan pemasaran hingga ke luar daerah dan marketplace global.

Produk herbal ini telah menembus pasar antarprovinsi, jaringan koperasi perusahaan tambang PT BIB, pusat oleh-oleh, hingga platform e-dagang internasional Alibaba.

Pemilik UMKM UkhtyMukti, Tri Mukti, menyampaikan bahwa permintaan olahan jamu terus tumbuh dengan target pasar utama ibu rumah tangga, pekerja tambang, karyawan sawit, hingga lansia. 

Saat ini kapasitas produksi varian bubuk mencapai 30–50 kilogram per bulan, sedangkan varian cair berkisar 120–250 botol per bulan.

Untuk varian bubuk, produk Jahe Merah dan Kunyit Sirih Manjakani menjadi produk paling laris, sementara Manjakani Komplit dan Kunyit Asam mendominasi penjualan varian cair. 

Baca juga: Lama Tak Turun, Hujan Singkat di Tanahbumbu Disambut Rasa Syukur Warga

Produk dikemas dalam bentuk toples, standing pouch, kemasan cetak ganda untuk ritel, serta botol ukuran 250 mililiter hingga satu liter.

"Strategi pemasaran kami mengombinasikan penjualan daring melalui media sosial dan marketplace dengan pemasaran luring di toko besar, kios UP2K, pusat oleh-oleh ROB, serta Dekranasda," kata Tri Mukti.

Meski sempat menghadapi kendala persaingan harga dari produk luar pulau dan kenaikan harga bahan baku, rantai distribusi UkhtyMukti tetap berjalan lancar. 

Ke depan, usaha ini terus menyesuaikan strategi penetrasi agar dapat kembali mengisi rak-rak ritel modern.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin) 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.