TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - PAM JAYA memastikan kualitas air yang disalurkan kepada pelanggan tetap terjaga di tengah meningkatnya kewaspadaan masyarakat akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang terpantau hingga wilayah DKI Jakarta.

Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin mengatakan pelanggan tidak perlu khawatir menggunakan air perpipaan untuk kebutuhan sehari-hari.

Menurut Arief, PAM JAYA terus melakukan pengawasan kualitas air secara berkala untuk memastikan air yang diproduksi dan didistribusikan memenuhi standar kualitas air minum sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023.

"Kami memahami kondisi saat ini dapat menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Namun, pelanggan tidak perlu khawatir terhadap kualitas air PAM JAYA. Kami terus melakukan pengawasan mulai dari sumber air baku, proses pengolahan hingga pendistribusiannya kepada pelanggan untuk memastikan kualitas dan kontinuitas layanan tetap terjaga," kata Arief, Senin (7/9/2026).

Ia menjelaskan, proses pengolahan air minum perpipaan dilakukan melalui sejumlah tahapan sebelum air dialirkan kepada pelanggan.

Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi sumber air baku, proses pengolahan hingga air siap didistribusikan melalui jaringan perpipaan.

Selain memastikan kualitas air, PAM JAYA juga berupaya menjaga ketersediaan air baku agar kontinuitas suplai kepada pelanggan tetap berjalan.

Jajaran Direksi PAM JAYA bahkan melakukan kunjungan ke Jatiluhur untuk melihat langsung kondisi dan kesiapan sumber air baku yang menjadi bagian penting dalam sistem penyediaan air minum.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan air baku dan proses penyediaannya tetap berjalan dengan baik.

Arief mengatakan kualitas air juga dijaga selama proses pendistribusian. Air yang telah melalui proses pengolahan dan dinyatakan memenuhi standar kemudian dialirkan melalui jaringan perpipaan hingga sampai ke rumah pelanggan.

"Bagi kami, memastikan air sampai kepada pelanggan dengan kualitas yang baik bukan hanya soal memenuhi standar di instalasi pengolahan, tetapi juga bagaimana kualitas tersebut tetap terjaga selama proses distribusi hingga sampai ke rumah pelanggan. Karena itu, seluruh rangkaian proses ini terus kami awasi," tambah Arief.

Dengan sistem tersebut, potensi air terpapar atau tercemar oleh faktor lingkungan selama proses distribusi dapat diminimalkan.

Meski demikian, PAM JAYA tetap mengimbau pelanggan turut menjaga kebersihan sarana air di rumah masing-masing.

Pelanggan diminta memastikan wadah penampungan air atau toren serta keran dalam kondisi bersih agar kualitas air tetap terjaga hingga digunakan.

Arief juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan menggunakan air PAM JAYA secara bijak sesuai kebutuhan sehari-hari.

"Kami juga mengimbau pelanggan untuk tetap menggunakan air PAM JAYA secara bijak dan sesuai kebutuhan sehari-hari," katanya.

PAM JAYA memastikan pemantauan kondisi akan terus dilakukan, termasuk terhadap sumber air baku dan infrastruktur pendukung, untuk menjaga kualitas serta kontinuitas air yang diterima pelanggan.

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir menggunakan air perpipaan PAM JAYA untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Berita terkait

  • Baca juga: PAM Jaya Gratiskan Air Masjid Istiqlal, Berlaku Setahun Penuh!

  • Baca juga: Penutupan Sementara Bandara Halim Perdanakusuma Diperpanjang Hingga 23.59 WIB 

  • Baca juga: PAM Jaya Gandeng Pemkab Kepulauan Seribu Sosialisasi Penggunaan Air Perpipaan di Pulau Untung Jawa

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.