Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG- Persib Bandung melepas Dion Markx dengan dipinjamkan ke Persita Tangerang untuk musim 2026/2027 dan lebih memilih kakang Rudianto untuk dipertahankan.

Dion Markx sebelumnya menjadi pemain yang bisa mengisi posisi bek tengah dan kanan.

Kedua pemain tersebut di Persib lebih banyak bermain di bek kanan, sebab di bek tengah Persib kini terdapat Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, Danijel Loncar dan Julio Cesar.

Sedangkan di bek kanan, selain Kakang dan Dion, kini terdapat Sandy Walsh.

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menjelaskan, untuk Dion Markx, setelah duduk satu tahun di bangku cadangan, dia perlu bermain.

"Kami menemukan solusi baginya untuk bermain, jika Kakang duduk di bangku cadangan dan Sandy bermain, bagi Kakang itu bukan masalah, karena dia sudah punya 100 pertandingan, jadi, itu bukan masalah," ujar Igor Tolic di Stadion GBLA, Kota Bandung.

Igor juga menjelaskan, Kakang adalah pemain yang sudah menjadi pemain inti di Persib. Dia bermain paling banyak menit tampil dalam tiga tahun terakhir.

Dia selalu siap bermain dan ia juga menyadari kakang melakukan kesalahan dan tidak ada orang yang tak pernah melakukan kesalahan.

"Tapi untuk Dion, jika harus duduk di belakang Sandy Walsh, itu jadi masalah karena selama satu tahun, berapa banyak pertandingan (yang dia dapatkan)," kata Igor.

Sebab memang musim lalu, Maung Bandung jauh lebih banyak menurunkan Kakang daripada Dion.

Bahkan pemain berusia 21 tahun itu hanya bermain di satu laga Super League musim lalu.

 Sedangkan di Persita, Dion langsung turun jadi starter pada debutnya, bahkan menjadi pemain terbaik saat menahan imbang PSIM Yogyakarta 1-1.

Baca juga: Persib vs PSM, Viking Alengka Imbau Maung Bandung Tak Anggap Enteng Lawan

"Jadi, ini adalah keputusan-keputusan tidak perlu dikhawatirkan, idak ada yang perlu khawatir. Kami memikirkan hal ini dan kami mencoba menyelesaikannya," kata Igor.

Igor mengaku, pihaknya tidak mengeluh tentang apa pun, di mana harus bermain, jam berapa harus bermain tim akan keluar dan memberikan yang terbaik.

Maka Igor menegaskan, hanya perlu mendukung para pemain, jika ada yang salah, tentu itu adalah (tanggung jawab) pelatih.

"Karena satu-satunya hal yang berubah dalam 15 tahun terakhir adalah pelatih. Kecuali Bojan, yang merupakan pengecualian," kata pelatih asal Kroasia tersebut.

Igor balik mempertanyakan, berapa banyak pelatih dalam 15 tahun terakhir, dan siapa yang bertahan, sedangkan Manajemen bertahan, kitman bertahan, pemain bertahan, dan kini pelatih adalah pekerjaan pihaknya.

"Kami mengambil keputusan, mengambil tanggung jawab, keputusan bagus, bertahan. Keputusan tidak bagus, setelah beberapa saat, terima kasih banyak. Ini adalah pekerjaannya, ini adalah kehidupan seorang pelatih," tuturnya.

Namun, menurut Igor, tidak ada kepastian dalam hal ini, satu-satunya kepastian adalah pada orang-orang yang tidak mengambil keputusan.

"Sudah pasti orang-orang yang tidak mengambil keputusan, dan yang merasa pintar setelah sesuatu terjadi, bagi mereka mereka tidak akan bisa membuat kesalahan. Sudah pasti tidak bisa, tentu, mereka bisa berkomentar, oke, ini bagus, ini tidak bagus," kata Igor.

Igor mengungkapkan, musim akan segera dimulai, tidak ada cetak biru yang dibuat orang lain sebelumnya yang bisa diikuti.

"Kita tidak bisa mengikut, kita hanya harus maju ke depan, Persib adalah klub yang selalu maju ke depan. Ke mana pun kita pergi, kita pergi, kita maju ke depan. Siapa yang bersama kita, bersama kita. Siapa yang tidak bersama kita, terima kasih banyak, kalian bisa menonton dari samping. Tidak masalah," ucapnya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.