Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN- Bukan cuma bisa menggunakan ChatGPT, sebanyak 624 pelajar tingkat SLTA di Kabupaten Kuningan kini mengantongi Sertifikat Paham AI setelah mengikuti pelatihan dan menyelesaikan ujian evaluasi pemanfaatan kecerdasan buatan.
Mereka merupakan bagian dari 630 siswa yang mengikuti tahap awal rangkaian Training of Trainer (TOT) Paham AI dan Sosialisasi Aplikasi Senopati Academy yang digelar Polres Kuningan melalui Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM).
Angka tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mendorong pelajar tidak hanya mengenal kecerdasan buatan sebagai teknologi untuk mencari jawaban atau membuat tugas, tetapi juga memahami cara memanfaatkannya secara aman dan produktif.
Baca juga: Edukasi Penggunaan Teknologi Modern, Polres Majalengka Gelar TOT Paham AI di SMKN 1 Maja
Kabag SDM Polres Kuningan, Kompol Her Budiman mengatakan, sebanyak 624 siswa berhasil menyelesaikan ujian evaluasi dan mendapatkan sertifikat setelah mengikuti pelatihan.
"Dari total 630 siswa yang telah mengikuti pelatihan pada tahap awal ini, sebanyak 624 siswa berhasil menyelesaikan ujian evaluasi dan resmi mengantongi Sertifikat Paham AI," ujar Her Budiman melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (5/9/2026).
Sertifikat tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Kementerian Pendidikan Nasional serta Kepala Divisi TIK Polri.
Program ini digagas sebagai bagian dari upaya mempercepat literasi teknologi digital sekaligus menyiapkan generasi muda agar lebih siap menghadapi perkembangan teknologi masa depan.
Rangkaian pelatihan dipimpin Kasubbagwatpers Bag SDM Polres Kuningan, AKP Joni Rahmat Syahputra, bersama tim trainer gabungan Polres Kuningan.
Pelatihan digelar secara bertahap dengan menyasar siswa dari berbagai sekolah tingkat SLTA di Kabupaten Kuningan.
Kegiatan pertama berlangsung pada Rabu (12/8/2026) dan diikuti 72 siswa SMKN 3 Kuningan.
Baca juga: Bukan Orang Ketiga, 3.073 Perceraian di Cirebon Dipicu Masalah Ekonomi, Angkanya Naik
Seminggu kemudian, Rabu (19/8/2026), sebanyak 106 siswa dari lima sekolah mengikuti pelatihan.
Mereka berasal dari SMAN 1 Luragung, SMAN 1 Ciwaru, SMAN 1 Cibingbin, SMAN 1 Lebakwangi dan SMAN 1 Ciniru.
Pada Kamis (20/8/2026), pelatihan kembali digelar dengan melibatkan 96 siswa gabungan dari SMAN 1 Kuningan, SMAN 2 Kuningan, SMAN 3 Kuningan dan SMAN 1 Garawangi.
Rangkaian selanjutnya berlangsung pada Senin (24/8/2026).
Sebanyak 75 siswa dari SMAN 1 Kadugede, SMAN 1 Darma, SMAN 1 Subang dan SMAN 1 Cigugur mengikuti kegiatan tersebut.
Kemudian pada Senin (31/8/2026), pelatihan diikuti 83 siswa gabungan dari SMKN 5 Kuningan, SMAN 1 Cidahu dan SMAN 1 Ciawigebang.
Memasuki September, kegiatan berlanjut pada Selasa (1/9/2026) dengan melibatkan 104 siswa dari SMKN 2 Kuningan, SMKN 1 Kuningan dan SMK Karnas Cigugur.
Rangkaian tahap awal kemudian berlanjut pada Rabu (2/9/2026) di SMAN 1 Mandirancan.
Sebanyak 94 siswa gabungan dari SMAN 1 Mandirancan, SMAN 1 Pasawahan, SMAN 1 Cilimus dan SMAN 1 Jalaksana mengikuti sosialisasi.
Dari seluruh rangkaian tersebut, total 630 siswa telah mendapatkan pelatihan pada tahap awal.
Namun, program tersebut belum berhenti di angka tersebut.
Polres Kuningan memastikan sosialisasi Paham AI dan Senopati Academy akan terus menyasar sekolah-sekolah lainnya di Kabupaten Kuningan.
Langkah itu dilakukan agar pemahaman mengenai kecerdasan buatan tidak hanya dimiliki oleh siswa dari sekolah yang telah mengikuti pelatihan, tetapi dapat menjangkau lebih banyak pelajar.
"Kegiatan sosialisasi Paham AI dan Senopati Academy ini masih terus berlanjut ke sekolah-sekolah lainnya di wilayah Kabupaten Kuningan guna memastikan pemerataan literasi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan secara aman serta produktif di kalangan pelajar," ucap pria yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Kuningan tersebut.
Program tersebut merupakan program nasional melalui Polri yang bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Nasional.
Melalui program ini, pelajar di Kuningan didorong untuk melihat AI bukan sekadar sebagai alat bantu digital, tetapi sebagai teknologi yang perlu dipahami cara penggunaan dan pemanfaatannya secara bertanggung jawab.
Dengan 624 siswa yang telah menyelesaikan evaluasi dan memperoleh sertifikat, langkah awal literasi AI di kalangan pelajar Kuningan kini mulai terbentuk.
Selanjutnya, lebih banyak sekolah ditargetkan mendapat kesempatan yang sama untuk mengenal dan memanfaatkan teknologi tersebut.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.