TRIBUN.COM,MEDAN,- Setiap orang tua yang memiliki anak dalam fase tumbuh kembang pasti sangat ingin sekali buah hatinya bisa lekas bicara.

Ada banyak hal yang dilakukan orangtua agar anaknya bisa lekas bicara dan mengerti apa yang disampaikan orang tua.

Cara sederhana yang paling sering kita dengar adalah dengan mengucapkan lamimat 'papa' atau 'mama'.

Baca juga: Cara Menyimpan Bahan Dapur Agar Tahan Lama, Awet dan Tetap Segar

Langkah ini sering dianggap lebih efektif sebagai awal dari mengajari anak berbicara.

Namun, sebelum lebih jauh membahas cara agar anak cepat bicara, kita harus tahu dulu kenapa anak terlambat bicara atau speech delay.

Terlambat bicara atau speech delay disebabkan oleh banyak faktor.

Bisa jadi karena faktor perkembangan anak, masalah pendengaran, disabilitas intelektual, atau pola asuh yang salah.

Ajak Anak Pahami Pentingnya Helm, Indako Honda Tanamkan #cari_aman Sejak Dini
Ajak Anak Pahami Pentingnya Helm, Indako Honda Tanamkan #cari_aman Sejak Dini (TRIBUN MEDAN)

Baca juga: Cara Membersihkan Abu Vulkanik dari Rumah dengan Aman dan Benar

Faktor yang Memengaruhi Anak Speech Delay

Banyak faktor yang menyebabkan anak belum lancar berbicara.

Menukil dari laman Siloam Hospitals, beberapa kondisi yang diduga dapat memengaruhi terjadinya speech delay pada anak di antaranya:

Baca juga: Dampak Abu Vulkanik Bagi Kesehatan Pengungsi Erupsi Gunung Sinabung dan Cara Melindungi Diri

1. Kondisi Medis 

Bayi yang lahir dengan berat badan lebih rendah, bayi kuning saat lahiran, kelahiran prematur, tidak mendapatkan cukup oksigen saat lahir, hoptoroid kongenital yang tidak terdiagnosis lebih awal dapat menyebabkan anak mengalami speech delay.

Selain itu, infeksi TORCH pada saat di dalam kandungan yang dapat memicu masalah pendengaran pada bayi juga dapat menyebabkan speech delay.

Baca juga: 10 Tips Menata Rumah dengan Cepat, Mulai dari Mengelompokkan Barang

2. Punya Riwayat Kejang, Trauma Kepala, dan Radang Otak 

Anak yang punya riwayat kejang, trauma kepala, dan peradangan pada otak yang terjadi di awal-awal kelahiran dapat meningkatan risiko mengidap speech delay.

3. Gangguan Pendengaran

Masalah pendengaran yang dialami anak merupakan satu dari penyebab utama speech delay.

Baca juga: Musim Hujan di Medan: 10 Tips yang Harus Disiapkan Warga agar Tetap Aman

Gangguan pendengaran pada anak biasanya anak hanya dapat mendengar dengan volume tertentu.

Gangguan pendengaran ini bisa disebabkan oleh infeksi telinga atau bawaan dari lahir.

Ilustrasi kedua orang tua yang sedang memberikan susu kepada anaknya.
Ilustrasi kedua orang tua yang sedang memberikan susu kepada anaknya. (TRIBUN MEDAN)

4. Autisme

Anak yang mengidap autisme sebagian besar mengalami perkembangan bahasa dan sosialnya.

5. Masalah pada Lidah dan Mulut

Kebanyakan anak yang mengalami speech delay disebabkan karena ada masalah dengan anatomi mulutnya.

Baca juga: Tips ke Berastagi saat Festival Bunga dan Buah Karo 2026 saat Musim Hujan Agar Tetap Aman dan Nyaman

Kondisi struktur mulut yang tidak sempurna membuat anak kesulitan untuk berbicara.

6. Terlalu Sering Menonton

Dilansir dari jurnal Al-Qiyam “Faktor dan Dampak Keterlambatan Berbicara Terhadap Perilaku Anak Studi Kasus Anak Usia 3-5 Tahun: Kajian Psikolinguistik”, anak yang mengidap speech delay biasanya dikarenakan terlalu sering menonton, sehingga hal ini tidak menstimulus anak untuk berbicara dan hanya membuat anak lebih banyak mendengar dari pada berbicara.

Baca juga: 5 Tips Berinvestasi Bijak dan Terukur Ala Certified Financial Planner, Lolita Setyawati

Itulah beberapa faktor yang bisa menyebabkan anak mengidap speech delay.

Penanganan secara medis bagi pengidap speech delay adalah dengan melakukan terapi wicara.

Namun, orangtua jangan khawatir, banyak juga upaya yang bisa dilakukan orangtua untuk menstimulasi kemampuan bicara anak.

Bagaimana Cara agar Anak dapat Cepat Berbicara?

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai cara agar anak cepat bicara. 

1. Ajak Anak Berkomunikasi

Rutin mengajak anak untuk berkomunikasi adalah hal pertama yang harus dilakukan. 

Mengajak anak ngobrol merupakan cara yang efektif untuk mengatasi speech delay.

Kamu bisa mulai mengajak diskusi ringan, membahas suatu hal semisal kartun yang ditonton ataupun hal yang anak suka dan tertarik untuk membahasnya.

2. Belajar Sambil Bermain

Bermain merupakan cara yang paling ampuh untuk memantik anak untuk berbicara.

Kamu bisa memulai dengan menceritakan sebuah dongeng.

Menceritakan sebuah dongeng dapat meningkatkan daya imajinasi dan menambah kosa kata anak.

Jika anak sudah bosan, kamu bisa mengajaknya bermain permainan lain, misalnya bermain tebak-tebakan agar anak mau merespon ucapanmu.

3. Ajak Anak Bersosialisi

Banyak faktor yang menyebabkan anak terlambat berbicara.

Salah satu faktor yang menyebabkan anak terlambat berbicara adalah karena malu dan merasa takut untuk berintraksi dengan orang baru yang dia temui.

Maka dari itu, sebagai orangtua jika anak merasa malu, maka kamu perlu untuk memberikan dukungan penuh, yakinkan padanya
kalau semua akan baik-baik saja dan mulai lah ajak anak untuk bersosialisasi dengan orang di sekelilingnya.

4. Hindari Terlalu Melihat Gadget dan Menonton TV

Membiarkan anak kamu untuk terus menatap gadget dan layar TV di kesehariannya akan berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya.

Gadget dan TV dapat mengganti interaksi orangtua dengan anak (sperti bermain, membaca, berbicara, bernyanyi, dan lain-lain).

Selain itu, Screen time yang terlalu lama dapat meningkatkan risiko anak terlambat bicara karena si kecil tidak terbiasa menggunakan bahasa ekspresif dan dapat mengakibatkan anak kecil jarang bicara.

Jadi hindari untuk membiarkan anak memainkan gadger atau
menonton TV dengan waktu yang lama.

5. Beri Anak Instruksi Sederhana

Mengatasi speech delay pada anak juga bisa dengan membiasakan memberi instruksi sederhana, seperti “dadah ke kakaknya Nak!”.

Mendengar instruksi singkat dan sederhana dapat membantu anak memahami apa yang orangtuanya ucapkan.(ray/tribun-medan.com)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.