TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pertigaan arah Jalan (Jl) Boulevard ke Jl AP Pettarani, Kota Makassar macet, Kamis (3/8/2026).

Pantauan Tribun-Timur.com sekitar pukul 10.40 wita, kemacetan terjadi di Jl Boulevard.

Pasalnya traffic light atau lampu lalu lintas mati.

Jl Boulevard dan Jl AP Pettarani memang masuk dalam daftar pemadaman bergilir.

Sesuai pengumuman PLN, pemadaman bergilir dijadwalkan pukul 09.00 - 13.00 wita.

Baca juga: Daftar Wilayah di Makassar Kena Pemadaman Bergilir Listrik atau Mati Lampu Pukul 10.30 - 23.30

Pemadaman terjadi di Jl Pengayoman sebagian, Jl Boulevard sebagian, Jl Pettarani sebagian, Bank BCA, Politeknik LAN, Hotel Remcy dan Jl Mawar.

Lampu lalu lintas di pertigaan Jl Boulevard ke Jl AP Pettarani ikut terdampak pemadaman.

Nampak dua petugas kepolisian begitu sibuk mengatur lalu lintas.

Saat Tribun-Timur di lokasi, pengendara dari Jl Boulevard tidak boleh melintas langsung ke Jl AP Pettarani arah Taman Pakui Sayang.

Pengendara diarahkan ke arah Politeknik LAN dan Kantor Dinsos Sulsel.

Jika ingin mengarah ke Taman Pakui Sayang, maka pengendara dari Jl Boulevard harus memutar di depan Masjid HM Asyik.

10 menit berselang, terpantau pihak kepolisian kembali membuka jalur langsung dari Jl Boulevard ke Jl Pettarani arah Taman Pakui Sayang.

Pasalnya U-Turn depan Masjid HM Asyik mulai terjadi kemacetan.

Pengendara roda dua dan empat pun dibolehkan lagi melintas ke Jl AP Pettarani arah Taman Pakui Sayang.

"Banyak mati ini lampu merah, kemarin saya dapat mati di Sungai Saddang. Tapi tidak macet seperti iniji," ujar Gilang, salah satu pengendara ojol kuning dengan motor matic yang sempat melipir di pinggir jalan.

Sementara itu, pengendara dari arah Jl AP Pettarani ingin menuju ke Boulevard dilarang melintas langsung di pertigaan.

Pengendara harus memutar di U-Turn depan Taman Pakui Sayang.

Nampak petugas begitu sibuk mengatur lalu lintas.

Kondisi matinya traffic light ini masih akan terjadi sampai 13.00 wita.

Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Niki Rendra Adisetiawan, mengatakan pemadaman dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik di Sulsel selama proses pemeliharaan berlangsung.

PLN, kata Niki, berupaya agar pelanggan di berbagai sektor tetap dapat memperoleh pelayanan listrik dengan baik.

Meski demikian, sejumlah pelanggan di beberapa daerah terdampak pengaturan beban tersebut.

“Hal ini perlu kami lakukan karena untuk menjaga keandalan pasokan listrik di Sulawesi Selatan. Kami perlu melakukan ini agar pelanggan-pelanggan PLN di wilayah kerja kami dapat terlayani dengan baik,” kata Niki, di Black Canyon Coffee, Jalan Hertasning, Makassar, Sulsel, Senin (31/8/2026) malam.

Niki menjelaskan, pemadaman bergilir yang terjadi pada Senin (31/8/2026) merupakan pemadaman pertama setelah cukup lama kondisi kelistrikan Sulsel berjalan tanpa pengaturan beban.

Ia menegaskan, pemadaman kali ini murni disebabkan oleh kegiatan pemeliharaan fasilitas ketenagalistrikan, bukan karena penurunan produksi listrik.

PLN memperkirakan kegiatan pemeliharaan dan pengaturan beban berlangsung hingga hari ini, Kamis (3/9/2026).

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.