TRIBUN-TIMUR.COM, RANTEPAO - Sejumlah wilayah di Kabupaten Toraja Utara kembali mengalami pengaturan beban listrik bergilir, Rabu (2/9/2026).

Pemadaman berlangsung dalam beberapa sesi dengan durasi sekitar satu hingga empat jam.

PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Rantepao menyebut kondisi tersebut diperkirakan masih berlangsung hingga tiga hari ke depan.

Kepala PLN ULP Rantepao, Ferdy Tjeleni, mengatakan pengaturan beban dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan.

Pemeliharaan tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik sekaligus meningkatkan keandalan sistem.

"Rata-rata semua pelanggan terdampak karena dilepas beban secara bergantian," kata Ferdy saat dikonfirmasi, Rabu.

Menurut dia, waktu dan wilayah pemadaman dapat berubah mengikuti kondisi aktual sistem kelistrikan di lapangan.

PLN terus melakukan percepatan pemeliharaan agar pasokan listrik kembali normal.

"Tim PLN terus melakukan percepatan agar pasokan listrik kembali normal sesegera mungkin," ujarnya.

Jadwal Pemadaman di Toraja Utara

Berdasarkan pengumuman PLN ULP Rantepao, pemadaman dilakukan di sejumlah wilayah dengan jadwal berbeda.

Pukul 12.30-16.00 Wita, pengaturan beban berdampak pada Poros Tallung Lipu-Sa'dan, Kecamatan Balusu, Lilikira, Sa'dan, Bangkelekila, Dusun Tondon Siba'ta, Kelurahan Pangli Selatan, Kelurahan Pangli, Kelurahan Palawa hingga Desa Barra'-Barra'.

Kemudian pukul 15.00-18.30 Wita, pemadaman mencakup Desa Saloso, Nonongan Utara, Benteng Mamullu, Kapala Pitu, Poros Lolai dan Desa Salu Tabang.

Sementara pukul 15.30-19.00 Wita, pengaturan beban dilakukan di sejumlah wilayah, antara lain Jalan Diponegoro, Poros Rantepao-Bolu, Kelurahan Tagari, Kelurahan Tallung Lipu Matallo, Kelurahan Rantepaku, Kecamatan Tondon dan Kecamatan Nanggala.

Pada waktu yang sama, pemadaman juga mencakup Kecamatan Sopai, Desa Madandan dan Desa Tonglo.

Wilayah Kecamatan Buntao, Kecamatan Rantebua, Desa Karre Penanian, Karre Limbong, Buntu La'bo, Salubua dan Pantan Balolo juga masuk dalam jadwal pengaturan beban.

Wilayah lainnya meliputi Desa Sangbua, Alang-Alang, kawasan Wisata Londa, Desa Bua Tallulolo, Angin-Angin, Tadingkon, Rinding Batu dan Kelurahan Karassik.

Pemadaman Bergilir hingga Tiga Hari

Ferdy mengatakan pengaturan beban di Toraja Utara sebenarnya telah berlangsung sejak pekan lalu.

Kondisi tersebut terjadi karena PLN harus melakukan pelepasan beban secara bergantian untuk menjaga kestabilan sistem.

"Pemeliharaan ini termasuk di wilayah kerja PLN ULP Rantepao," katanya.

Selain pengaturan beban, PLN melakukan sejumlah pekerjaan untuk meningkatkan keandalan jaringan.

Di antaranya perampalan dan penebangan pohon yang berpotensi menyentuh jaringan dan memicu gangguan listrik.

Ferdy menyebut kondisi kelistrikan diperkirakan kembali normal secara bertahap dalam tiga hari.

Namun, durasi dan wilayah terdampak tetap dapat berubah sesuai kondisi sistem di lapangan.

PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan.

Masyarakat dapat menyampaikan laporan atau pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center PLN 123.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Toraja Utara, jumlah pelanggan listrik PLN ULP Rantepao pada 2023 mencapai 58.744 pelanggan.

Jumlah pelanggan tersebut menunjukkan luasnya dampak yang perlu diantisipasi selama pengaturan beban berlangsung, terutama bagi rumah tangga, pelaku usaha dan aktivitas pelayanan masyarakat yang bergantung pada pasokan listrik. (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.