Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Puluhan paket diduga narkotika jenis sabu disamarkan menggunakan kemasan teh China berwarna hijau dalam upaya penyelundupan melalui jalur penyeberangan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Baca juga: 4.000 Jersey Gratis Disiapkan di Launching Bhayangkara Presisi Lampung FC
Modus tersebut terungkap setelah petugas menemukan 40 paket di dalam sebuah mobil Honda HR-V yang hendak memasuki kawasan pelabuhan.
Pengungkapan itu dilakukan Unit Reaksi Cepat (URC) KSKP Bakauheni bersama personel Satresnarkoba Polres Lampung Selatan pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Kepala KSKP Bakauheni AKP Ginting mengatakan, temuan tersebut bermula ketika petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang akan masuk ke kawasan Pelabuhan Bakauheni.
"Sebanyak 40 paket diduga narkotika jenis sabu ditemukan dalam sebuah mobil Honda HR-V yang diperiksa di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni," kata AKP Ginting, Jumat (28/8/2026).
Saat pemeriksaan berlangsung, petugas mendapati Honda HR-V warna putih dengan nomor polisi B 1890 WOV. Kendaraan tersebut diketahui datang dari arah Medan dan tengah menuju Jakarta.
Menurut AKP Ginting, puluhan paket itu ditemukan dalam kondisi terbungkus menggunakan kemasan teh China berwarna hijau.
"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 40 paket yang dikemas menggunakan kemasan teh China berwarna hijau," ujarnya.
Petugas kemudian mengamankan pengemudi kendaraan berinisial N beserta seluruh barang yang ditemukan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Paket-paket tersebut diduga kuat berisi narkotika jenis sabu.
"Pengemudi berikut barang bukti telah diamankan dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan untuk proses penyidikan lebih lanjut," kata Ginting.
Polisi selanjutnya mendalami asal barang tersebut, termasuk pihak yang mengirim, tujuan pengiriman, serta kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam distribusi narkotika tersebut.
Pengungkapan ini sekaligus menunjukkan pentingnya pemeriksaan kendaraan di akses masuk Pelabuhan Bakauheni, mengingat jalur tersebut menjadi salah satu pintu utama pergerakan kendaraan dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa.
AKP Ginting menegaskan pemeriksaan akan terus dilakukan untuk mengantisipasi berbagai bentuk penyelundupan yang memanfaatkan jalur penyeberangan tersebut.
"Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mencegah masuk dan keluarnya barang-barang ilegal, termasuk narkotika, melalui jalur penyeberangan Bakauheni," tegasnya.
(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.