ADU BANTENG - Benturan dua sepeda motor itu terjadi tepat di depan SPBU Jetis, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Empat orang yang terlibat dalam kecelakaan tersebut kemudian dibawa ke RSUD dr Harjono Ponorogo untuk menjalani observasi.

SURYA.CO.ID PONOROGO - Kecelakaan adu banteng melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek, Ponorogo, Kamis (27/8/2026) dini hari, mengakibatkan empat pelajar dan mahasiswa luka-luka serta menjalani observasi di rumah sakit.

Benturan dua sepeda motor itu terjadi tepat di depan SPBU Jetis, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Empat orang yang terlibat dalam kecelakaan tersebut kemudian dibawa ke RSUD dr Harjono Ponorogo untuk menjalani observasi.

Kapolsek Jetis, AKP Suprapto, membenarkan kecelakaan tersebut. Berdasarkan identitas korban, tiga orang tercatat sebagai pelajar dan satu lainnya mahasiswa.

“Dini hari tadi, kecelakaan dua sepeda motor. 4 orang luka ringan. 3 pelajar, 1 mahasiswa jika sesuai KTP,” ungkap Kapolsek Jetis, AKP Suprapto, Kamis siang.

Baca juga: Dua pengendara Tewas Dilokasi, Usai Dua Motor Tabrakan Adu Banteng Di Kediri

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda GP MAX berplat nomor AE-5749-TN yang dikendarai Rama (16) membonceng Vero Arzero Dasilva.

Keduanya melaju dari arah barat, Kabupaten Ponorogo, menuju timur, Kabupaten Trenggalek, dengan kecepatan sekitar 60 km/jam.

“Saat di lokasi, motor ini berjalan terlalu ke kanan,” kata mantan Wakapolsek Jambon, Polres Ponorogo saat dikonfirmasi TribunJatim.

Adu Banteng di Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek

Saat Honda GP MAX bergerak terlalu ke kanan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Vario berplat nomor AG-4760-HM yang dikemudikan Aladin Asakug (16) dengan membonceng Nabil (20).

Jarak kedua kendaraan yang semakin dekat membuat benturan tidak dapat dihindari. Kedua sepeda motor kemudian terlibat kecelakaan adu banteng hingga para pengendara dan penumpangnya terjatuh di jalan.

Baca juga: Laka Maut Manyar Gresik, Pemotor asal Karawang Meninggal Dunia

“Kecelakaan adu banteng pun tidak bisa dihindari. Kedua pengendara dan yang dibonceng kemudian terkapar di jalan,” paparnya.

Benturan tersebut mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka. Rama mengalami luka robek pada pelipis kanan. Vero Azero Dasilva juga mengalami luka robek pada pelipis kanan.

Sementara itu, Aladin Asakut mengalami luka robek pada pelipis kanan. Nabil Assegat mengalami gigi depan atas patah dua dan bibir robek.

“Empat korban yang mengalami luka-luka dilakukan observasi di RSUD Harjono Ponorogo,” papar AKP Suprapto saat dikonfirmasi.

Dua Motor Rusak, Kasus Dilimpahkan

Selain menyebabkan empat orang luka-luka, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada kedua sepeda motor yang terlibat.

“Sepeda Motor Honda GL Max mengalami kerusakan bagian depan ringsek. Lalu sepeda motor Honda Vario mengalami kerusakan pada bagian depan Pecah,” terangnya.

AKP Suprapto mengatakan, kedua sepeda motor telah dievakuasi ke Unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo untuk penanganan lebih lanjut.

“Kasus kecelakaan ini sudah kami limpahkan ke unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo,” pungkasnya.

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.