SRIPOKU.COM, BANYUASIN— Kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengganggu aktivitas pengguna jalan di Jalintim Palembang-Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Pantauan Tribunsumsel.com/Sripoku.com, Rabu (26/8/2026), kabut asap terlihat menyelimuti sejumlah ruas Jalintim Palembang-Betung. Kondisi tersebut membuat jarak pandang pengendara menjadi terbatas.
Pengendara yang melintas juga tampak mengurangi kecepatan untuk mengantisipasi kondisi jalan yang diselimuti kabut asap.
Arus lalu lintas di jalur utama penghubung Palembang-Pangkalan Balai tersebut juga terlihat lebih lengang dibandingkan hari normal.
Kendaraan dari arah Pangkalan Balai menuju Palembang maupun sebaliknya tidak terlalu padat.
"Saya ke Pangkalan Balai, pagi tadi kabutnya cukup pekat. Jadi, jarak pandang sedikit terbatas. Menjelang siang, baru kabut terlihat berkurang," ungkap Awen, warga Palembang yang hendak menuju Pangkalan Balai.
Selain kabut asap, kondisi cuaca yang panas juga dirasakan cukup menyengat oleh warga maupun pengguna jalan.
Suhu panas tersebut terasa berbeda dibandingkan hari-hari ketika kondisi cuaca normal dan tidak terjadi kebakaran lahan.
Sementara itu, perlambatan arus kendaraan terpantau di sekitar KM 17 hingga KM 15, tepatnya kawasan Simpang Y.
Perlambatan terjadi akibat aktivitas kendaraan yang keluar masuk dari jalan masyarakat di sekitar jalur utama.
Di tengah kondisi kabut asap, sejumlah pengendara sepeda motor terlihat sudah menggunakan masker untuk melindungi diri dari paparan asap.
Namun, masih terlihat sejumlah pengendara lainnya yang tidak mengenakan masker saat melintas di ruas jalan tersebut.
Kondisi kabut asap dan jarak pandang yang berkurang membuat pengendara diimbau meningkatkan kewaspadaan, menjaga kecepatan kendaraan, serta menggunakan masker selama perjalanan.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.