POS-KUPANG.COM -- Pulau Sumba yang gersang ternyata menyimpan permata indah dalam bentuk air terjun .
Dan, Air Terjun itu adalah Tanggedu. Begini indahnya Air Terjun Tanggedu hingga disbeut permata di tengah savana Sumba .
Diketahuui, Air Terjun Tanggedu di Sumba Timur dikenal sebagai “Green Canyon”-nya Sumba, berkat tebing-tebing batu kapur dan aliran air jernih yang membentuk kolam alami.
Berdasarkan pengalaman Kompas.com ke Air Terjun Tanggedu perjalanan menuju lokasi ini membutuhkan persiapan yang cukup matang. Selain karena lokasinya yang cukup jauh dari
pusat kota, jalanan menuju ke sana pun juga berkelok naik turun bukit. Air Terjun Tanggedu berlokasi di kawasan Ndapayami,
Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur Nusa Tenggara Timur. Lokasinya berjarak sekitar 54 kilometer dari Bandara Umbu Mehang Kunda, Waingapu.
Perjalanan menuju basecamp Air Terjun Tanggedu bisa ditempuh dengan naik motor ataupun mobil sekitar 1 jam 30 menit.
Tips ke Air Terjun Tanggedu
1. Pakai pakaian yang menyerap keringat
Perjalanan ke Air Terjun Tanggedu membutuhkan trekking sekitar 30–45 menit dari area parkir.
Baca juga: Wisata NTT, Jelajah Hutan Enau Flores Barat NTT, Bisa Belajar Manfaat Aren
Cuaca Sumba yang cenderung panas akan membuat tubuh mudah berkeringat. Maka dari itu, pilih pakaian berbahan tipis, ringan, dan cepat menyerap keringat.
Hindari bahan tebal atau jeans yang malah membatasi gerak dan terasa panas ketika trekking.
2. Gunakan alas kaki yang nyaman
Medan menuju Air Terjun Tanggedu dari area parkir masih berupa tanah, dan jalur ke air terjun pun harus menuruni anak tangga.
Maka dari itu sebaiknya gunakanlah alas kaki yang nyaman, misalnya pakai sandal gunung atau sepatu trekking.
Hindari menggunakan sandal jepit karena rawan selip dan tidak menopang kaki dengan baik.
3. Datang pagi hari
Waktu terbaik mengunjungi Tanggedu adalah pagi hari ketika matahari belum terlalu terik.
Selain lebih sejuk untuk trekking, datang lebih awal memberi kesempatan menikmati air terjun dengan suasana lebih tenang.
4. Hindari musim hujan
Berdasarkan informasi yang Kompas.com himpun dari masyarakat setempat, waktu terbaik berkunjung ke Air Terjun Tanggedu yaitu sekitar bulan April sampai Oktober.
Sebab, pada periode tersebut cuaca cerah dan tidak hujan, jadi air yang mengalir pun berwarna hijau toska.
Sementara, jika datang di luar periode tersebut, alias saat musim hujan, air yang mengalir di Air Terjun Tanggedu cenderung berwarna keruh.
5. Sesuaikan warna outfit
Jika ingin berfoto, gunakan warna outfit yang kontras dengan alam, seperti putih, cokelat muda, atau pastel.
Warna-warna ini akan terlihat menyatu namun tetap ciamik dengan latar tebing batu kapur dan kolam air hijau toska khas Tanggedu.
Selain itu, hindari memakai pakaian berwarna gelap jika tidak ingin cepat panas.
6. Bawa uang tunai Lihat
Beberapa kebutuhan seperti jasa ojek dari basecamp, parkir, atau biaya masuk umumnya dibayar tunai.
Tidak ada ATM di area sekitar wisata, sehingga siapkan uang cukup sejak dari kota Waingapu.
Membawa uang tunai juga memudahkan jika ingin membeli air kelapa di warung dekat air terjun. Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. *
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.