TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Warga Kota Pontianak tengah berduka dengan rentetan kecelakaan maut yang menewaskan total tiga pelajar kurang dari 24 jam alias sehari.
Dua nyawa pelajar terenggut dalam kecelakaan maut di Jalan Ya’ M. Sabran, Kecamatan Pontianak Timur pada Selasa 18 Agustus 2026 pukul 13.25 WIB.
Sedangkan terbaru satu pelajar tewas di Jalan Adi Sucipto, Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada Rabu 19 Agustus 2026 sekitar pukul 15.40 WIB.
Bagaimana kronologinya?
Kasi Humas Polresta Pontianak AKP Wagitri mengatakan kecelakaan maut di Jalan Ya’ M. Sabran itu melibatkan mobil trailer Hino KB 88XX XX yang dikemudikan Pardi dan sepeda motor Honda KB 28XX XX yang dikendarai Hadhran Mujaddid.
Hadhran, pelajar yang mengendarai sepeda motor melaju dari arah Tugu Alianyang menuju simpang Jalan Panglima Aim.
• Tragis! Detik-detik Kecelakaan Maut Pelajar Tewas Terlindas Tronton di Jl Adi Sucipto Pontianak
Diketahui, ia nekat membonceng tiga temannya bernama Muhammad Fatir Najim Rahmadani dan Samir Nasri Siregar.
Sementara itu, trailer melaju dari arah berlawanan yakni dari simpang Jalan Panglima Aim menuju Tugu Alianyang
Saat keduanya berdekatan, motor yang dikendarai Hadhran selip saat menikung hingga terjatuh.
“Sepeda motor selip saat menikung hingga terjatuh, kemudian meluncur ke depan menyamping ke kanan dan membentur mobil trailer yang datang dari arah berlawanan,” kata Wagitri saat dihubungi, Selasa 18 Agustus 2026.
Benturan tersebut menyebabkan bagian kepala kedua penumpang sepeda motor, Muhammad Fatir Najim Rahmadani dan Samir Nasri Siregar, terlindas mobil trailer.
Muhammad Fatir mengalami luka pada bagian kepala dan lecet pada lutut kiri.
Ia dibawa ke RS Bhayangkara Pontianak dan meninggal dunia.
Sementara Samir mengalami luka pada bagian kepala dan juga dibawa ke RS Bhayangkara Pontianak sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Adapun Hadhran mengalami luka pada paha kiri dan paha kanan dan mendapat perawatan di RS Medika Djaya.
• Detik Kecelakaan Maut Jalan Ya M Sabran Pontianak Timur, Renggut 2 Nyawa Pelajar SMAN 1 Ambawang
Terbaru, saksi mata insiden kecelakaan maut di Jl Adi Sucipto 19 Agustus, Santoso mengungkap detik-detik pelajar meninggal di tempat.
Santoso mengatakan kecelakaan terjadi ketika korban yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi KB 68XX XX hendak menyalip tronton.
Namun, saat hendak menyalip, korban tersambar roda gandengan sebelah kanan truk tronton yang melaju dari arah Pontianak menuju Kubu Raya.
"Korban saat hendak menyalip. Kemudian tersambar bagian roda gandengan sebelah kanan truk," ujar Santoso di TKP, Rabu 19 Agustus sore WIB.
Korban kemudian terjatuh dan terlindas truk hingga mengalami luka parah. Darah korban terlihat mengucur di badan jalan tepat sebelum gerbang perbatasan Pontianak dan Kubu Raya
Saat kecelakaan terjadi, kondisi cuaca sedang hujan. Korban diketahui mengenakan seragam sekolah berwarna putih dan hijau.
Setelah kejadian, korban dievakuasi ke RSUD Soedarso Pontianak untuk proses identifikasi lebih lanjut.
(*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.