SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Tiga puncak menjadi daya tarik wisatawan di pendakian Bukit Cendono di Dusun Mrasih, Desa Kemiri, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim).


Ketiga puncak tersebut meliputi Puncak Bukit Cendono, Puncak Cendono dan yang teratas adalah Puncak Surga Cendono.

Pemandangan dari puncak-puncak di Wisata Pendakian Bukit Cendono itu memang menawarkan keindahan alam dari deretan puncak pegunungan Anjasmoro itu.

Pemandangan deretan perbukitan nampak 'berlapis' di sekitaran Gunung Arjuno-Welirang jadi panorma istimewa yang bisa dinikmati ketika pendaki beruntung saat mencapai puncak sebelum kabut tiba.

Baca juga: Wisatawan Pendakian Bukit Cendono Membeludak Saat Liburan Sekolah, Padahal Bukan Jalur Enteng

 

Jalur Pendakian Menarik

Kepala RKW 07 Mojokerto Timur Tahura R Soerjo, Ni Luh Novyanthi mengatakan Bukit Cendono memang berbeda dengan pendakian lain di kawasan hutan konservasi ini. 

Para pendaki dapat menyusuri persawahan dengan pemandangan asri hutan rimbun dan sungai berair jernih.

"Wisatawan bisa bermain di sungai sebelum melihat Puncak Cendono, di mana pemandangannya di sana deretan pegunungan Anjasmoro," ujar Novyanthi, Minggu (12/7/2026).

Novyanthi mengungkapkan, terdapat tiga puncak pendakian Bukit Cendono dengan ketinggian yang berbeda-beda menjadi daya tarik utama bagi para pendaki.

"Di sini ada 3 puncak, yaitu Puncak Bukit Cendono berada di ketinggian 900 Mdpl (Meter di atas permukaan laut), Puncak Cendono 1.131 Mdpl dan yang paling atas adalah Puncak Surga Cendono sekitar 1.160 Mdpl," bebernya.

Baca juga: Selamat Mendaki, Jalur Pendakian Gunung Arjuno - Gunung Welirang Resmi Dibuka Kembali

 

tanjakan Bukit Cendono 2026
TANJAKAN  - Tanjakan Jancuk (Janji Cinta untuk Konservasi) dan Tanjakan Jelang Puncak Cendono, menjadi dua di antara sekian tanjakan yang akan dijumpai para pendaki yang ingin menggapai tiga puncak di jalur Pendakian Bukit Cendono

 

Rute Pendakian Bukit Cendono

Rute pendakian Bukit Cendono dimulai dari pos registrasi, melewati gapura kayu dan jalan setapak tanah bebatuan disampingnya terdapat aliran sungai jernih.

Di sepanjang perjalanan awal pendakian ini wisatawan atau pendaki akan menjumpai 4 warung  di titik yang terpisah .

Jalur awal pendakian inilah yang menjadi salah satu spot viral di mana sisi kanan jalur dengan view persawahan terasering dan latar belakang pegunungan, sementara di samping kiri jalur ada aliran sungai yang menghadirkan suara khas aliran air alami. 

Jalur datar yang bisa dinikmati ini akan berlanjut hingga lokasi Jembatan Bambu dan Camping Groud Kali Pikatan.

Bisa dikatakan, rute hingga kawasan kali pikatan inilah yang bisa jadi lokasi 'nyaman' untuk dinikmati bagi mereka yang ingin sekedar berwisata.

Jembatan bambu kali Pikatan menjadi salah satu ikon jalur pendakian Cendono.

Setelah melewati jembatan Kali Pikatan, terdapat deretan warung yang dikelola oleh warga setempat.

Di area ini wisatawan bisa menikmati suasana alam dan bermain air sungai sembari menikmati menu kudapan dan makanan yang tersedia di warung.

Banyak pendaki atau wisatawan memilih membuka tenda di lokasi ini.

Bagi para pendaki, perjalanan menuju puncak akan berlanjut menuju Pos 1 yang waktu tempuhnya sekitar 10-15 menit dari area warung Kali Pikatan.

Selanjutnya, menuju Pos 2  Mudhal jalur pendakian mulai menanjak.

Di Pos 1 dan Pos  2 terdapat area terbuka cukup luas bagi mereka yang ingin bermalam dengan membuka tenda.

Perjalanan melewati tanjakan terus berlangsung hingga menuju Pos 3 Kolomoto, Camp 1 dan Camp 2, baru di atasnya terdapat puncak Bukit Cendono.

Bagi yang ingin merasakan sensasi bermalam di puncak, masih bisa membuka tenda dan bermalam di Camp 3, tidak jauh dari puncak Bukit Cendono.

Dari camp terakhir ini, jalur sedikit medatar sebelum kembali menanjak melewati Puthuk Kencur dan jalur terjal untuk sampai Puncak Cendono.

Untuk mencapai puncak Surga Cendono perjalanan dilanjutkan melalui punggungan bukit .

Baca juga: Tiket Pendakian Gunung Ijen Kini Lewat Aplikasi, Pengunjung Dapat ID TN

 

wisatawan bukit cendono berangkat
PENDAKIAN BUKIT CENDONO - Para pendaki bersiap melakukan perjalanan pendakian Bukit Cendono setelah melapor untuk registrasi di Pos Pendakian, MInggu (12/7/2026)

 

Aspek Keselamatan dan Jaga Kelestarian 

Kepala RKW 07 Mojokerto Timur Tahura R Soerjo, Ni Luh Novyanthi mengingatkan, bagi wisatawan khususnya pendaki pemula diimbau menyiapkan peralatan dan logistik yang cukup meskipun Bukit Cendono merupakan pendakian jarak pendek.

"Jalurnya landai, tapi memang ketika menuju puncak itu treknya agak sedikit terjal sehingga pendaki khususnya pemula agar berhati-hati tetap utamakan keselamatan," ucap Novyanthi pendaki senior tersebut.

Novyanthi berpesan, bagi wisatawan maupun pendaki di Bukit Cendono mengutamakan aspek keselamatan dan menjaga kelestarian alam dengan tidak membuang sampah di kawasan hutan.

Pendaki bertanggung jawab atas sampah bekas makanan yang dibawanya. 

Petugas akan pengecekan setiap pendaki usai  turun di pos registrasi.

"Pada saat pendakian utamakan keselamatan, sampah yang dibawa bekas makanan wajib dibawa turun. Kita sudah menerapkan wisata Zero Waste atau tanpa  sampah," tandasnya.

Salah satu pendaki, Lailatul Nikmah (24) asal Candi, Sidoarjo mengaku, jalur pendakian Bukit Cendono tergolong landai dan cukup menantang ketika menuju puncak.

Pendakian Bukit Cendono cocok bagi pendaki pemula, maupun wisatawan yang ingin melihat pemandangan alam.

"Persiapannya harus tetap dilengkapi, apalagi pendakian Bukit Cendono sekarang ramai pas libur sekolah," ungkapnya.

Ia berharap kelestarian di kawasan wisata pendakian tetap terjaga dan bebas sampah.

"Pesannya buat para pengunjung, tetap mengutamakan keselamatan dan menjaga kebersihan. Jangan lupa bawa sampah kembali dan tetap hati-hati," pungkas Lailatul Nikmah. 

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.