TRIBUNMANADO.CO.ID - Gembala GPdI Tolondadu, Pendeta John Sumilat, mengajak jemaat untuk merenungkan firman Tuhan yang terdapat dalam Yakobus 4:1-6.
Dalam renungannya, ia menegaskan bahwa akar dari berbagai pertengkaran dan perselisihan bukan berasal dari orang lain, melainkan dari hawa nafsu yang menguasai hati manusia
Menurut Pendeta John Sumilat, Rasul Yakobus mengingatkan bahwa keinginan yang tidak dikendalikan dapat melahirkan iri hati, persaingan, hingga pertengkaran.
Baca juga: Renungan Harian Kristen Mazmur 100:5, Kasih Setia yang Tak Pernah Berakhir
Bahkan, banyak orang kecewa karena mengandalkan kekuatan sendiri, sementara kehidupan doa justru diabaikan.
"Firman Tuhan mengajarkan bahwa kita sering tidak memperoleh apa yang kita inginkan karena kita tidak berdoa. Kalaupun berdoa, motivasi kita terkadang keliru, hanya untuk memuaskan keinginan pribadi, bukan mencari kehendak Tuhan," ujar Pendeta John Sumilat.
Ia menjelaskan, Yakobus juga mengingatkan agar setiap orang percaya tidak menjadikan dunia sebagai prioritas utama hingga mengabaikan hubungan dengan Allah.
Persahabatan dengan dunia, kata dia, dapat menjauhkan seseorang dari kehidupan yang berkenan di hadapan Tuhan.
Pendeta John Sumilat menegaskan bahwa Tuhan menghendaki umat-Nya hidup dalam kerendahan hati.
Sebab, Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengaruniakan kasih karunia kepada mereka yang rendah hati.
Ketika kita mau merendahkan diri di hadapan Tuhan, meninggalkan kesombongan, iri hati, dan hawa nafsu, maka kasih karunia Tuhan akan memampukan kita menjalani kehidupan yang penuh damai.
"Tuhan selalu memberikan jalan bagi orang yang mau datang kepada-Nya dengan hati yang tulus," katanya.
Melalui renungan tersebut, Pendeta John Sumilat mengajak seluruh jemaat untuk lebih banyak membangun kehidupan doa, menjaga hati dari keinginan yang salah, serta mengutamakan kehendak Tuhan dalam setiap langkah kehidupan.
"Marilah kita menjadi pribadi yang rendah hati, hidup dalam kasih karunia Tuhan, dan menjadikan Kristus sebagai pusat kehidupan kita. Dengan demikian, damai sejahtera Tuhan akan memenuhi hati dan keluarga kita," tutupnya. (REN)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.