Jakarta -

Timnas Prancis mengincar kemenangan saat menghadapi Norwegia pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026, dini hari nanti. Selain untuk mengamankan posisi juara grup, hasil tersebut juga akan menguntungkan Les Bleus karena tidak perlu menempuh perjalanan jauh pada babak gugur.


Prancis dan Norwegia sudah memastikan lolos ke babak 16 besar setelah sama-sama memenangi dua laga awal. Namun, Prancis hanya membutuhkan hasil imbang untuk finis sebagai juara grup karena unggul selisih gol.


Mengutip , Jumat (26/6/2026) Asisten Pelatih Prancis, Guy Stephan, mengatakan finis di puncak klasemen akan memberikan keuntungan dari sisi perjalanan maupun kondisi cuaca. Ia menggantikan Didier Deschamps yang pulang ke Prancis untuk menghadiri pemakaman ibunya.






"Didier ingin kami finis sebagai juara grup, begitu juga seluruh pemain, karena dari sisi logistik hasilnya akan sangat berbeda. Kalau kami finis di posisi kedua, waktu perjalanan ke kota-kota tujuan berikutnya akan jauh lebih lama. Belum lagi faktor suhu. Menjadi juara grup adalah hasil terbaik," ungkapnya.



Stephan juga mengungkapkan bek William Saliba dipastikan absen saat menghadapi Norwegia. Sementara itu, penyerang Marcus Thuram masih mengalami cedera pada betis.


Jika menjadi juara Grup I, Prancis dapat tetap bermarkas di wilayah timur laut Amerika Serikat hingga babak perempat final. Sebaliknya, tim yang finis sebagai runner-up harus menjalani perjalanan ke Dallas, Miami, dan Atlanta untuk laga berikutnya.


Stephan mengatakan Deschamps diperkirakan kembali ke Boston pada Jumat malam atau Sabtu dini hari setelah menghadiri pemakaman ibunya.


Gelandang Prancis, Aurelien Tchouameni, mengakui kepergian sementara Deschamps memberi pengaruh bagi tim. "Ini adalah momen yang berat bagi semua orang, bagi pelatih maupun bagi kami," ujar pemain Real Madrid tersebut.


"Kami berusaha menjalani semuanya senormal mungkin meski situasinya tidak normal. Pelatih telah memberikan kami sebuah tugas dan tujuan utama kami adalah membuatnya bangga," lanjutnya.




Laga Prancis melawan Norwegia juga diperkirakan berlangsung menarik karena mempertemukan dua penyerang yang sedang bersaing dalam perebutan sepatu emas Piala Dunia 2026. Kylian Mbappe dan Erling Haaland sama-sama telah mencetak empat gol dari dua pertandingan, hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi.


"Haaland? Dia bisa mencetak gol kapan saja. Sedikit saja kami kehilangan konsentrasi, kami bisa membayar mahal," tutupnya.


















Muhammad Lugas Pribady


Jurnalis detikcom





Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.