Jakarta -
Di tengah kondisi ekonomi seperti sekarang, rasanya tidak mungkin makan sekeluarga hanya bermodalkan Rp 90 ribu. Namun, chef ini berhasil membuktikan kalau ternyata bisa!
Inflasi membuat harga kebutuhan rumah tangga meningkat, termasuk bahan makanan. Kondisi seperti itu membuat bahan-bahan kebutuhan rumah tangga tidak dapat dibeli dengan modal kecil.
Mungkin untuk sekali beli bahan makanan yang diperlukan satu keluarga berisi empat orang, seseorang harus mengeluarkan uang berkisar antara $1.000 (Rp 17,8 juta) hingga $1.300 USD (Rp 23,3 juta) bergantung pada lokasi tempat tinggal, pola makan, dan gaya hidup.
Meskipun begitu, seorang chef membuktikan bahwa modal sedikit juga sudah bisa memberi makan sekeluarga. Dalam unggahan di video TikTok @chat_n_chops, chef dengan nama panggilan Levene membagikan tips memberi makan keluarga hanya dengan modal 5 USD atau sekitar Rp 89.619, lapor today.com (26/6).
Pria ini menunjukkan cara memasak untuk sekeluarga hanya modal 5 USD. Foto: TikTok @chat_n_chops |
Dalam salah satu videonya yaitu episode 28, pertama-tama Levene menyarankan beli bahan di supermarket yang memang banyak menawarkan harga diskon, seperti Dollar General.
Levene lalu membeli potongan daging ham yang dihargai 2.95 USD (Rp 52.772). Dilanjut dengan yellow rice berbentuk kemasan yang harganya hanya 1 USD (Rp 17.889). Ia juga mengambil pelengkap kacang-kacangan dengan tambahan daging babi dalam bentuk kalengan. Harganya juga cuma 1 USD (Rp 17.889). Berbagai macam bahan tersebut totalnya tidak sampai 5 USD (Rp 89.619), tepatnya hanya 4.95 USD (Rp 88.454).
Bahan-bahan sederhana ini lalu ia olah menjadi hidangan mengenyangkan. Levene juga menekankan untuk tidak mengabaikan bumbu atau bahan pokok yang sebelumnya sudah ada di dapur karena bisa dimanfaatkan.
Beberapa teknik memasak juga dibagikan oleh pria tersebut. Foto: TikTok @chat_n_chops |
Dalam videonya ia juga membagikan tips mengolah bahan-bahan ini. Misalnya bagaimana cara memasak potogan ham yang sebaiknya dipanaskan perlahan dengan api sedang di wajan untuk mengeluarkan cairannya. Ketika wajan sudah kering, daging ham cincang akan mengering. Di saat itulah api bisa dikecilkan dan dibiarkan sampai ham berubah menjadi kecokelatan.
Menurut Levene tidak perlu khawatir soal rasa karena campuran dari daging ham cincang, nasi kuning, dan kacang-kacangan kalengan tersebut sudah menghasilkan rasa yang sedap. Ia juga menyarankan untuk membangun cita rasa terlebih dahulu sebelum menambah banyak bahan. Garam yang dipakai juga secukupnya saja.
Dalam video-videonya, ia mengajarkan berbagai teknik kuliner, seperti osmosis, bagaimana cara memanfaatkan air rebusan pasta, teknik maillard, dan lainnya.
Dalam unggahan video terbaru (25/6), Levene kembali menunjukkan hidangan lain yang bisa dimasak dengan modal 5 USD saja. Ia membeli sayuran campur dengan harga 1.50 USD (Rp 26.804), biskuit 1 USD (Rp 17.889), baked SPAM 2.50 USD (Rp 44.673), yang pas dengan budget 5 USD.
"Saya akan menunjukkan bagaimana caranya mengeuarkan rasa alami menggunakan teknik kuliner. Jika kamu punya bumbu pakailah, jika tidak, tidak perlu khawatir," ujarnya.
Levene lagi-lagi menunjukkan beberapa teknik pengolahan dalam dunia kuliner. Salah satunya bernama teknik fond yang mengacu pada sisa-sisa karamelisasi yang menempel di dasar wajan usai daging dipanggang. Hasil karamelisasi tersebut menurut Levene sangat bagus untuk memasak hidangan selanjutnya.
Di video ini Levene lanjut memasak sayuran beku di atas wajan tersebut.
"Jangan bersihkan atau ganti wajan," tulisnya.
Ia hanya menyarankan untuk mengecilkan api menjadi sedang atau rendah. Jika mau ditambah bumbu boleh, tetapi jika tidak punya tidak masalah. Levene lalu memasukkan sedikit air dan mulai mengaduknya sampai bagian cokelat bekas panggangan daging tadi menyatu dengan sayuran dan memberi cita rasa tambahan pada sayuran.
Teknik-teknik profesional dengan bahan sederhana ini membuat pria tersebut mendapat pujian. Terutama ketika warga Amerika saat ini sedang kesulitan karena inflasi memburuk dan biaya hidup yang terus meningkat. Video Levene menjadi sangat bermanfaat bagi warga Amerika yang ingin berhemat tetapi tetap ingin makan enak.
Levene juga mengungkap keinginannya agar video-video yang dibagikan bisa dinikmati dan bermanfaat untuk semua orang.

