TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Medan terus mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026. Dengan target meraih gelar juara umum, PJSI Medan kini fokus meningkatkan kualitas latihan, menjaga kondisi fisik atlet, serta melakukan evaluasi berkelanjutan melalui berbagai ajang kompetisi.

Ketua Umum PJSI Medan, Josef Yus, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk memberikan hasil terbaik pada ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut. Komitmen itu sejalan dengan janji yang telah disampaikan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan.

"Judo Medan selalu mempersiapkan diri dengan baik. Seperti yang sudah kami janjikan kepada Ketua KONI Kota Medan, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan hasil terbaik. Harapan kami tentu bisa meraih gelar juara umum dengan perolehan sekitar delapan hingga sepuluh medali emas," ujar Josef Yus kepada Tribun Medan. 

Untuk mewujudkan target tersebut, PJSI Medan telah menyiapkan 25 atlet yang akan diproyeksikan tampil di Porprovsu 2026. Jumlah itu dinilai cukup ideal mengingat cabang olahraga judo akan mempertandingkan 18 kelas.

Menurut Josef, optimisme meraih prestasi tinggi cukup beralasan karena sebagian besar atlet-atlet potensial dari daerah lain juga menjalani latihan di Medan. Kondisi tersebut membuat tim pelatih dan pengurus lebih mudah memantau perkembangan serta memetakan kekuatan para pesaing.

"Sampai saat ini kami sangat optimistis melihat peta kekuatan yang ada. Rata-rata atlet dari daerah lain juga berlatih di Medan, sehingga kami bisa melihat dan membaca kemampuan mereka. Meski begitu, ada beberapa atlet daerah yang muncul sebagai kuda hitam dan tetap harus kami waspadai," katanya.

Josef menyebut beberapa daerah yang diperkirakan akan menjadi pesaing utama Medan pada Porprovsu nanti. Di antaranya Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Tebing Tinggi, dan Kabupaten Dairi yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan signifikan.

"Serdang Bedagai masih menjadi perhatian kami. Kemudian ada Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Dairi. Dairi memiliki atlet yang berhasil meraih medali pada PON 2024 maupun PON Bela Diri, sehingga di beberapa kelas kami harus realistis melihat kekuatan mereka. Begitu juga Serdang Bedagai yang perkembangannya sangat spektakuler. Bahkan untuk nomor kata, atlet andalan Sumatera Utara kini memperkuat daerah tersebut," jelasnya.

Meski demikian, Josef menilai kesiapan tim judo Kota Medan sudah berada pada level yang cukup baik. Ia memperkirakan persiapan saat ini telah mencapai sekitar 75 persen.

Dalam waktu dekat, para atlet Medan juga akan mengikuti Kasad Cup 2026 yang dijadikan sebagai salah satu tolok ukur kemampuan sekaligus ajang evaluasi sebelum turun di Porprovsu. 

"Persiapan kami sudah sekitar 75 persen. Kami juga akan berangkat mengikuti Kasad Cup 2026. Kejuaraan itu akan menjadi salah satu barometer untuk melihat kemampuan atlet sekaligus bahan evaluasi menjelang Porprovsu," ujarnya.

Ia menjelaskan, dari sekitar 30 atlet judo Sumatera Utara yang diproyeksikan tampil pada ajang tersebut, sebanyak 14 atlet berasal dari Kota Medan. Seluruh atlet itu juga dipastikan akan memperkuat Medan pada Porprovsu 2026.

"Kurang lebih ada 30 atlet Sumut yang diproyeksikan ikut dan 14 di antaranya berasal dari Medan. Mereka semua nantinya juga akan turun di Porprovsu," katanya. 

Usai mengikuti Kasad Cup, PJSI Medan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa atlet. Fokus evaluasi tidak hanya pada aspek teknik dan strategi bertanding, tetapi juga kondisi fisik serta kebugaran atlet agar mencapai performa puncak saat kompetisi berlangsung.

Josef menegaskan, menjaga kesehatan dan kebugaran atlet menjadi prioritas utama dalam fase akhir persiapan. Ia tidak ingin ada atlet yang mengalami kendala fisik maupun cedera menjelang pertandingan.

"Yang paling penting saat ini adalah menjaga kebugaran dan kesehatan atlet supaya sampai hari pertandingan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami juga terus meningkatkan intensitas latihan. Setelah Kasad Cup nanti akan ada evaluasi lagi, terutama terkait kondisi fisik dan kebugaran atlet agar performa mereka bisa lebih optimal saat Porprovsu berlangsung," pungkasnya.

(Cr29/tribun-medan.com)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.