Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Keputusan PSGC Ciamis menjalin kerja sama dengan Persib Bandung dan menjadi tim satelit untuk kompetisi Liga 2 musim 2026/2027 mendapat respons positif dari kalangan suporter.

Ketua Umum Balad Galuh, Dian Ghozin, menyatakan mendukung langkah tersebut selama tidak menghilangkan identitas PSGC sebagai klub kebanggaan masyarakat Kabupaten Ciamis.

Menurut Dian, ada beberapa hal yang harus tetap dipertahankan dalam kerja sama tersebut, mulai dari nama klub, homebase, hingga keberadaan pemain lokal sebagai bagian dari pembinaan sepak bola daerah.

"Yang pertama jangan sampai mengubah identitas klub. Nama PSGC Ciamis harus tetap dipertahankan dan homebase di Stadion Galuh juga harus tetap menjadi kandang PSGC. Selain itu, harus tetap ada pemain lokal Ciamis sebagai bentuk pembinaan dan regenerasi," ujar Dian, Kamis (18/6/2026).

Baca juga: Wanoja Galuh Pangkas Rambut Diukir Tulisan PSGC Usai Lolos Liga 2

Ia menilai para suporter juga perlu melihat kondisi klub secara realistis, terutama terkait kebutuhan pendanaan untuk mengarungi kompetisi Liga 2 yang saat ini membutuhkan biaya operasional besar.

Menurutnya, kerja sama dengan Persib dapat menjadi solusi bagi PSGC untuk menjaga stabilitas klub sekaligus meningkatkan daya saing di kompetisi.

"Kita harus realistis melihat kondisi keuangan klub saat ini. Suporter tentu berharap kerja sama ini menjadi solusi nyata untuk membantu operasional klub, apalagi Liga 2 sekarang rasanya seperti Liga 1 beberapa tahun lalu dari sisi kebutuhan anggaran dan persaingan," katanya.

Dian juga sependapat dengan pernyataan CEO PSGC, Herdiat Sunarya yang menyebut kerja sama tersebut tidak hanya berdampak pada aspek teknis tim, tetapi juga menjadi kesempatan bagi PSGC untuk belajar mengelola klub secara lebih profesional.

Menurutnya, Persib yang saat ini menjadi salah satu klub paling profesional di Indonesia dapat menjadi referensi bagi PSGC dalam berbagai aspek pengelolaan organisasi.

"Dengan adanya kerja sama ini, PSGC bisa belajar dari Persib dalam banyak hal, mulai dari manajemen klub, pengelolaan keuangan, pemasaran, hingga pelaksanaan kompetisi. Ini menjadi peluang yang baik agar PSGC semakin profesional," ungkapnya.

Meski demikian, Dian menegaskan profesionalisme yang dibangun harus tetap sejalan dengan upaya menjaga jati diri PSGC sebagai klub yang lahir dan tumbuh dari masyarakat Tatar Galuh.

Ia berharap kolaborasi dengan Persib dapat membawa PSGC berkembang lebih baik tanpa meninggalkan identitas serta kedekatannya dengan masyarakat Ciamis.

"Harapan kami PSGC semakin maju, semakin profesional dan berprestasi, tetapi tetap menjadi milik masyarakat Ciamis dan tidak kehilangan jati dirinya," pungkasnya.(*)

 

 



Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.