TRIBUNSHOPPING.COM - Musim kemarau identik dengan cuaca yang lebih panas dan udara yang terasa kering.

Saat suhu di luar rumah meningkat, penggunaan AC pun biasanya menjadi lebih intens untuk menjaga kenyamanan di dalam ruangan.

Tak heran jika banyak orang mengandalkan AC hampir sepanjang hari selama musim kemarau.

Tetapi, suhu lingkungan yang lebih tinggi dapat membuat AC bekerja lebih keras dibandingkan biasanya.

Jika tidak dirawat dengan baik atau digunakan secara kurang tepat, performa pendinginan AC bisa menurun sehingga ruangan terasa kurang sejuk meskipun AC sudah menyala dalam waktu lama.

Baca juga: 3 Rekomendasi Toko Elektronik Termurah dan Terlengkap di Tanjung Selor

Agar AC tetap dingin dan bekerja optimal selama musim kemarau, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan.

Selain membantu menjaga kenyamanan, tips-tips berikut ini juga bisa membuat penggunaan listrik di rumahmu menjadi lebih efisien dan memperpanjang usia pakai AC.

Tips AC Tetap Dingin di Musim Panas

1. Rutin Bersihkan Filter AC

Ilustrasi membersihkan AC
Ilustrasi membersihkan AC (Freepik)

Filter AC berfungsi menyaring debu dan kotoran yang terbawa oleh udara.

Ketika filter mulai kotor, aliran udara akan terhambat sehingga proses pendinginan menjadi kurang maksimal.

Selama musim kemarau, debu biasanya lebih mudah beterbangan dan menumpuk pada filter.

Oleh karena itu, bersihkan filter AC setiap 2 - 4 minggu sekali agar udara dapat mengalir dengan lancar dan AC tetap dingin.

Baca juga: Tips Tidur Nyaman Pakai AC Tanpa Bikin Masuk Angin

2. Atur Suhu AC dengan Bijak

Ilustrasi penggunaan AC
Ilustrasi penggunaan AC (Freepik)

Banyak orang langsung mengatur suhu AC ke level paling rendah saat cuaca sangat panas.

Padahal, langkah ini tidak selalu membuat ruangan lebih cepat dingin dan justru dapat meningkatkan konsumsi listrik.

Suhu ideal untuk kenyamanan sekaligus efisiensi energi umumnya berada di kisaran 24–26 derajat Celsius.

Pengaturan ini cukup untuk menjaga ruangan tetap sejuk tanpa membebani kerja AC secara berlebihan.

3. Tutup Pintu dan Jendela saat AC Menyala

Ilustrasi penggunaan AC
Ilustrasi penggunaan AC (Freepik)

Udara panas dari luar dapat masuk dengan mudah jika pintu atau jendela terbuka.

Akibatnya, AC harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu yang sudah diatur.

Pastikan pintu, jendela, dan ventilasi yang tidak diperlukan dalam keadaan tertutup saat AC digunakan. Langkah sederhana ini dapat membantu menjaga suhu ruangan tetap stabil.

Baca juga: Tips Gunakan AC di Cuaca Panas Ekstrem Tanpa Boros Listrik

4. Gunakan Tirai atau Gorden Penahan Panas

Ilustrasi Gorden
Ilustrasi Gorden (Freepik)

Sinar matahari yang masuk melalui jendela bisa meningkatkan suhu ruangan secara signifikan, terutama pada siang hari.

Menggunakan tirai, gorden tebal, atau penutup jendela dapat membantu mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah.

Dengan begitu, beban kerja AC menjadi lebih ringan dan ruangan terasa lebih cepat sejuk.

5. Bersihkan Unit Outdoor AC

Ilustrasi membersihkan unit outdoor AC
Ilustrasi membersihkan unit outdoor AC (Freepik)

Selain unit indoor, bagian outdoor juga memegang peran penting dalam proses pendinginan.

Debu, daun kering, atau kotoran yang menumpuk pada unit outdoor bisa menghambat pelepasan panas.

Periksa kondisi unit outdoor secara berkala dan pastikan area di sekitarnya tidak terhalang benda apa pun agar sirkulasi udara tetap lancar.

Baca juga: Jarang Diketahui, Cek 7 Keunggulan AC Inverter selain Hemat Listrik

6. Gunakan Kipas Angin sebagai Pendukung

Ilustrasi kipas angin.
Ilustrasi kipas angin. (Freepik)

Mengombinasikan AC dengan kipas angin bisa membantu menyebarkan udara dingin ke seluruh ruangan secara lebih merata.

Dengan bantuan kipas angin, kamu tidak perlu menurunkan suhu AC terlalu rendah untuk mendapatkan rasa sejuk yang nyaman.

Cara ini juga bisa membantu menghemat penggunaan listrik.

7. Hindari Menggunakan Peralatan Penghasil Panas Berlebihan

Ilustrasi steamer baju.
Ilustrasi steamer baju. (Freepik)

Peralatan seperti oven, kompor, setrika, atau pengering pakaian bisa menambah panas di dalam rumah.

Saat suhu ruangan meningkat, AC harus bekerja lebih keras untuk mendinginkannya.

Jika memungkinkan, gunakan peralatan tersebut pada waktu yang lebih sejuk atau di area yang tidak menggunakan AC.

Baca juga: 6 Rekomendasi AC Low Watt Harga Rp 2 Jutaan, Cocok untuk Kamar

8. Servis AC secara Berkala

Ilustrasi servis AC
Ilustrasi servis AC (Freepik)

Servis rutin merupakan salah satu kunci utama agar AC tetap dingin saat musim kemarau.

Pembersihan menyeluruh pada evaporator, kondensor, dan komponen lainnya bisa membantu menjaga performa pendinginan tetap optimal.

Selain itu, teknisi juga bisa memeriksa kondisi freon dan memastikan tidak ada masalah pada sistem pendingin.

9. Pastikan Kapasitas AC sesuai Ukuran Ruangan

Ilustrasi penggunaan AC.
Ilustrasi penggunaan AC. (Freepik)

AC dengan kapasitas yang terlalu kecil untuk ukuran ruangan akan bekerja terus-menerus tanpa mampu mendinginkan ruangan secara maksimal.

Jika ruangan terasa tetap panas meskipun AC berfungsi normal, ada kemungkinan kapasitas AC yang digunakan kurang sesuai.

Memilih kapasitas AC yang tepat dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan.

Menjaga AC tetap dingin saat musim kemarau tidak hanya bergantung pada pengaturan suhu, tetapi juga pada perawatan dan cara penggunaannya.

Membersihkan filter, menjaga kebersihan unit outdoor, menutup pintu dan jendela, serta melakukan servis rutin dapat membantu AC bekerja lebih optimal.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, ruangan akan tetap terasa sejuk meskipun cuaca di luar sangat panas.

Tak hanya meningkatkan kenyamanan, langkah-langkah tersebut juga membantu menghemat listrik dan memperpanjang usia pakai AC sehingga tetap bisa diandalkan selama musim panas berlangsung.

Baca ulasan produk selengkapnya di aplikasi TribunX. Unduh melalui Play Store dan App Store.

(TribunShopping.com/Nina Yuniar)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.