TRIBUNHEALTH.COM - Saat ini Indonesia sedang memasuki musim kemarau, di mana cuaca pada siang hari cenderung lebih panas dan terik.
Kondisi tersebut membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat sebagai mekanisme alami untuk membantu menurunkan dan menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Meskipun terlhat lembab karena berkeringat, justru kondisi ini akan menyebabkan kulit kehilangan banyak cairan sehingga terasa lebih kering, kasar, bahkan mudah mengalami iritasi.
Selain dari paparan sinar matahari dan suhu lingkungan yang tinggi juga dapat menggangu lapisan pelindung alami kulit yang berfungsi menjaga kadar air di dalamnya.
Sehingga sangat diperlukan perawatan yang tepat agar kelembapan kulit tetap terjaga meskipun cuaca sedang panas.
Baca juga: 5 Penyebab Kulit Cepat Menua yang Perlu Diwaspadai Sejak Dini
Berikut cara menjaga kulit tetap lembab saat cuaca sedang panas :
1. Perbanyak Konsumsi Air Putih
Menjaga kelembapan kulit tidak hanya dilakukan dari luar, tetapi juga perlu didukung dengan mencukupi kebutuhan cairan tubuh, terutama saat cuaca panas yang membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat.
Jika kebutuhan cairan tidak tercukupi, kulit dapat terlihat lebih kusam, terasa kering, dan kehilangan elastisitasnya.
Karena itu, membiasakan diri minum air putih secara cukup setiap hari dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh sekaligus mendukung kesehatan kulit.
2. Menggunakan Pelembab Secara Rutin
Banyak orang masih menganggap bahwa penggunaan pelembap hanya dibutuhkan saat cuaca dingin, padahal cuaca panas juga dapat membuat kulit kehilangan kelembapannya.
Penggunaan pelembap secara rutin sangat membantu mempertahankan kadar air pada lapisan kulit sehingga kulit tetap terasa lembut dan tidak mudah kering.
Pilihlah pelembap sesuai dengan jenis kulit agar terasa nyaman digunakan sehari-hari dan tidak menimbulkan rasa lengket berlebihan.
Baca juga: Pilihan 4 Body Butter untuk Membantu Kulit Tetap Lembap Seharian
3. Jangan Lupakan Suncsreen
Paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan juga dapat merusak lapisan kulit dan mempercepat hilangnya kelembapan alami kulit.
Sehingga, penggunaan sunscreen menjadi langkah penting untuk membantu melindungi kulit dari efek buruk dari sinar matahari.
Selain membantu mencegah kulit terbakar akibat paparan sinar matahari, sunscreen juga berperan dalam menjaga kesehatan kulit saat beraktivitas di luar ruangan serta membantu mengurangi risiko terjadinya penuaan dini.
4. Hindari Terlalu Lama Berada di Bawah Terik Matahari
Melakukan aktivitas terlalu lama di bawah paparan sinar matahari dapat membuat kulit akan lebih mudah kehilangan cairan dan mengalami berbagai masalah kulit lainnya.
Jika memungkinkan, batasi aktivitas luar ruangan saat matahari sedang terik atau cari tempat yang teduh untuk mengurangi paparan panas secara langsung.
Langkah sederhana ini juga dapat membantu menjaga kondisi kulit tetap nyaman dan mengurangi risiko kulit menjadi kering akibat cuaca panas.
Baca juga: 5 Facial Wash Pilihan untuk Membantu Merawat Kulit Berjerawat
5. Gunakan Pakaian yang Nyaman dan Menyerap Keringat
Pemilihan pakaian dapat memengaruhi kondisi kulit saat cuaca panas, karena pakaian yang terlalu tebal atau tidak menyerap keringat dapat meningkatkan risiko iritasi akibat gesekan dan keringat berlebih.
Sebaliknya, pakaian yang ringan, longgar, dan mudah menyerap keringat dapat membantu menjaga kenyamanan kulit serta mengurangi risiko gangguan kulit akibat suhu panas.
(TribunHealth.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.