TRIBUN-MEDAN.com - Tangis model Ansy Jan De Vries (AWS atau ADV) usai diperiksa polisi.

Pengin viral hingga ngaku jadi korban begal.

Akibat hal itu, ia pun menjalani pemeriksaan di kantor polisi. 

Baca juga: AKBP Basuki Divonis 6 Tahun Penjara Atas Kematian Kekasih Gelapnya Dosen Levi

Pada Kamis (21/5/2026) sekira pukul 20.19 WIB, AWS tampak keluar dari gedung pemeriksaan.

AWS mengenakan jaket hodie biru dan memakai masker hitam.

Didampingi penyidik, tidak ada satu kalimat pun yang dilontarkan sang model.

Baca juga: AWAL Mula Calon Pengantin Usia 19 Tahun Menghilang Sebelum Akad, Mempelai Pria 14 Tahun Lebih Tua

Saat pewarta menanyakan kebenaran kabar pembegalan itu, AWS hanya menangis.

Dia lalu berjalan menuju mobil minubus berwarna hitam didampingi seorang perempuan.

Baca juga: Rahasia Rambut Lebih Sehat dan Berkilau dengan JESTHAM Keratin Protein Shampoo

Insiden tersebut tepatnya di pinggir ruas jalan tol Kebon Jeruk.

Ansy pun dikabarkan masih kritis karena mengalami luka bacok di bagian kepala.

Ia disebut-sebut tengah terbaring koma di Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat.

Baca juga: Sepotong Roti, Sejuta Makna: Kisah Ketabahan Pedagang Keliling yang Bikin Haru

"Untuk saat ini kondisi Ansy belum sadarkan diri, aku dapat info dari pacarnya. Minta doanya saja ya teman-teman supaya Ansy cepat pulih dan sehat kembali," kata Zara salah satu freelance make up artist(MUA) yang biasa menangani photoshoot model saat dikonfirmasi Tribun, Senin(18/5/2026).

Diketahui peristiwa itu terjadi saat Ansy baru saja menyelesaikan sesi pemotretan (photoshoot) hingga larut malam.

Korban disebut telah menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) saat naik ojek online sepulang kerja di samping Tol Kebon Jeruk.

Namun nahas, di tengah perjalanan menuju rumahnya, ia justru menjadi sasaran aksi kejahatan jalanan.

Menurut informasi yang beredar, model cantik tersebut tiba-tiba dipepet oleh kawanan pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Jumlah pelaku disebut mencapai empat orang.

Baca juga: Seberkas Harapan di Ujung Jalan: Kisah Kakek, Becak, dan Kebaikan yang Menyentuh

Dalam aksi brutal tersebut, Ansy mengalami luka bacok di bagian kepala hingga membuatnya tersungkur di lokasi kejadian.

Tidak hanya Ansy, sang pengemudi ojek daring yang mengantarnya malam itu juga turut menderita luka sabetan di bagian tangan akibat mencoba menghalau pelaku.

Belum diketahui secara pasti apakah pelaku juga mengambil barang berharga milik korban.

Warga dan pengguna jalan yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan.

Ansy kemudian segera dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat, untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Hingga kini, kondisi korban masih terus dipantau tim dokter.

Sementara itu, kolom media sosial terus dibanjiri ucapan simpati dan doa agar sosok model bertalenta ini dapat melewati masa kritisnya.

Ternyata Hoax

Namun, setelah diusut oleh pihak kepolisian, kabar tragis tersebut ternyata hanyalah sebuah drama alias hoaks yang dikarang oleh sang model.

Bukan karena menjadi korban kejahatan, motif mengejutkan di balik aksi nekat sang model ternyata didasari oleh keisengan belaka demi bisa menunggangi tren yang sedang viral di media sosial.

Hal itu dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, setelah pihaknya mendatangi langsung kediaman ADV dan menginterogasi sang model.

ADV ingin memanfaatkan tren viralnya kasus-kasus pembegalan yang belakangan marak di media sosial untuk mengglorifikasi atau membesarkan-besarkan cerita versinya sendiri.

KARANG CERITA BEGAL - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto (kanan) dan model Ansy De Vries (kiri). Terkuak Ansy sengaja membuat karangan cerita jadi korban begal di Kawasan Kebon Jeruk, akui ingin ikut tren viralnya kasus-kasus pembegalan

"Apa motifnya? Yang pertama karena iseng, yang kedua ingin mengglorifikasikan bahwa beberapa kejadian viral tentang begal," kata Budi di Polda Metro Jaya, Rabu (20/5/2026) malam, dilansir dari Tribunnews.com.

ADV mengakui bahwa cerita tentang dirinya dipepet oleh empat orang mengendarai sepeda motor dan dibacok di bagian kepala adalah rekayasa.

"Kami tegaskan bahwa yang bersangkutan bukanlah korban pembegalan ataupun tindakan kriminal lainnya," ujar Kombes Budi Hermanto.

Polda Metro Jaya memastikan bahwa kabar seorang model photoshoot berinisial ADV alias Ansy De Vries jadi korban begal adalah bohong alias hoaks. 

Baca juga: Berbagi Kebaikan: Kisah Perjuangan Bapak Becak yang Tak Pernah Menyerah

Adapun Tim gabungan dari Direktorat PPA dan PPO, Satres PPA PPO Jakarta Barat, Polsek Kebon Jeruk, dengan didampingi Dokkes Polda Metro Jaya serta UPT P3A, yang mendatangi langsung kediaman ADV untuk melakukan interogasi.

"Mereka melakukan proaktif mendatangi saudari ADV dan sudah melakukan interogasi," terangnya.

Guna memperkuat bukti, pihak kepolisian juga telah melakukan pengecekan ke Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat, tempat yang sebelumnya dinarasikan sebagai lokasi perawatan intensif sang model. 

Baca juga: Erin Benarkan Tahan Ponsel ART di Rumahnya, Bantah Persulit Komunikasi, Anak Nur Terus Cari Ibunya

Namun, manajemen rumah sakit memastikan tidak ada nama pasien atas nama ADV atau Ansy dalam catatan medis mereka selama satu bulan terakhir.

"Hal tersebut juga sudah diklarifikasi dari manajemen RW Sumber Waras Jakarta Barat, tidak ada nama saudari ADV selama satu bulan terakhir di bulan ini," kata Budi.

 

(*/ Tribun-medan.com)

 

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.