TRIBUNGORONTALO.COM -- Manchester United disebut tengah bersiap menghadapi bursa transfer musim panas yang dianggap paling penting dalam beberapa tahun terakhir.
Keberhasilan finis di posisi ketiga Premier League sekaligus mengamankan tiket Liga Champions disebut menjadi titik balik besar bagi klub. Sosok pelatih interim Michael Carrick turut mendapat sorotan setelah dinilai mampu mengubah performa tim sejak menggantikan Ruben Amorim.
Di balik layar, manajemen Old Trafford kini mulai menyusun strategi perekrutan pemain untuk menghadapi musim 2026/2027 yang padat.
Baca juga: Penjelasan Kapus Telaga Biru Gorontalo Soal 18 Siswa SD Dirawat usai Santap MBG
Lini tengah menjadi sektor yang paling diprioritaskan. Kepergian Casemiro yang semakin dekat serta masa depan Manuel Ugarte yang belum pasti membuat United aktif menyusun daftar target baru.
Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan Setan Merah, mulai dari Aurelien Tchouameni, Mateus Fernandes, Hayden Hackney, Alex Scott, Elliot Anderson, Adam Wharton hingga Carlos Baleba.
Selain itu, nama Ederson dan Sandro Tonali juga masuk radar transfer.
Pakar finansial sepak bola Rob Wilson menyebut lolos ke Liga Champions memang memberi dampak besar terhadap kekuatan finansial klub. Namun menurutnya, anggaran transfer tidak hanya ditentukan oleh pemasukan dari kompetisi Eropa.
Ia menjelaskan United tetap harus memperhatikan aturan profitabilitas serta pengurangan beban gaji yang kini menjadi fokus pemilik klub, INEOS.
Wilson memperkirakan Liga Champions dapat memberikan tambahan pemasukan sekitar 80 hingga 120 juta poundsterling dibanding musim saat gagal tampil di kompetisi Eropa.
Selain hadiah kompetisi, pemasukan dari tiket pertandingan, hospitality, hingga sektor komersial diprediksi bisa menambah sekitar 100 juta poundsterling lagi.
Meski begitu, seluruh tambahan pendapatan tersebut tidak otomatis menjadi dana transfer.
Baca juga: Harga Sapi di Gorontalo Naik Jelang Iduladha, Pedagang Kecil di Boalemo Kesulitan Tambah Stok
Menurut Wilson, tanpa menjual pemain pun United diperkirakan masih bisa menghabiskan sekitar 150 juta poundsterling pada musim panas ini.
Namun angka tersebut bisa meningkat jika klub berhasil melepas sejumlah pemain dengan gaji tinggi.
Nama Jadon Sancho dan Marcus Rashford disebut masuk daftar pemain yang berpotensi hengkang demi mengurangi beban upah klub.
Wilson menilai langkah penghematan gaji menjadi bagian penting dari strategi baru INEOS.
Ia menyebut United kini mulai menghindari kontrak bernilai sangat tinggi dan lebih memilih pemain dengan gaji di bawah 200 ribu poundsterling per pekan.
Jika sejumlah pemain dilepas, total belanja transfer United diperkirakan bisa mencapai 250 hingga 300 juta poundsterling, dengan net spend sekitar 100 juta poundsterling.
Wilson juga menilai konsistensi tampil di Liga Champions menjadi kunci utama agar United kembali menjadi kekuatan finansial besar seperti era sebelumnya.
Ia mencontohkan Liverpool FC yang mampu meningkatkan kekuatan transfer setelah rutin tampil di Liga Champions selama beberapa musim.
Menurutnya, jika United mampu terus lolos ke Liga Champions setiap tahun, klub berpotensi rutin mengeluarkan dana 150 hingga 200 juta poundsterling setiap musim untuk memperkuat skuad.
Selain itu, potensi komersial Manchester United dinilai masih sangat besar dibanding banyak klub Eropa lainnya.
Wilson menilai perubahan strategi perekrutan pemain, penggunaan data yang lebih modern, dan efisiensi gaji bisa membantu klub kembali bersaing di papan atas Premier League maupun Eropa. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.